Berita, Nasional

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Rosan: Tinggal Pengumuman Resmi Pemerintah

Repelita.net

23 April 2026 18:03 WIB • 812 view

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Rosan: Tinggal Pengumuman Resmi Pemerintah
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait restrukturisasi utang proyek Whoosh.

Rosan mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan serangkaian pembahasan lintas kementerian untuk memastikan solusi terbaik bagi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut.

ADVERTISEMENT

“Ya, waktu itu untuk Whoosh kita sudah meeting, kita sudah meeting oleh Pak Menko Infrastruktur (AHY), Pak Menkeu (Purbaya), dan juga kami,” ujar Rosan di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Ia memastikan bahwa proses restrukturisasi utang proyek Whoosh saat ini tinggal menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Rosan menegaskan bahwa solusi atas permasalahan utang tersebut pada dasarnya telah disepakati oleh semua pihak yang terkait.

“Solusinya sudah ada, dan itu akan ditindaklanjuti oleh tim untuk bicara dengan pihak China. Tapi solusinya sudah ada, dan kemarin kita juga sudah sounding. Insya Allah ini bisa segera selesai,” sambung dia optimistis.

Menurut Rosan, pemerintah saat ini masih melakukan penyempurnaan skema akhir sebelum diumumkan secara resmi kepada publik luas.

Ia menyebut bahwa detail teknis dari skema restrukturisasi akan disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

“Skemanya ini sedang di-fine tuning, tetapi memang nanti disampaikan langsung oleh Pak Menko Infrastruktur lebih enaknya,” kata Rosan menjelaskan alasan belum diumumkannya skema final.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pembahasan restrukturisasi utang proyek kereta cepat Whoosh telah rampung.

Pemerintah Indonesia, kata Purbaya, telah mengambil keputusan final soal langkah penyelesaian utang ke depannya yang sudah tidak bisa diganggu gugat.

Namun ia mengatakan bahwa keputusan penting itu akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto atau pejabat terkait yang berwenang.

“Itu rapatnya sudah putus, tapi nanti tinggal Pak Presiden atau pemerintah yang resmi yang akan mengumumkan, bukan saya. Tapi itu sudah jelas langkah ke depan seperti apa,” ujar Purbaya beberapa waktu lalu.

Pernyataan Menteri Keuangan tersebut disampaikan untuk merespons pernyataan Menko Infrawil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sebelumnya berbicara tentang pengembangan Whoosh ke Jawa Timur.

AHY dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (11/3/2026) menyebut bahwa keberlanjutan proyek kereta cepat hingga Jawa Timur dilakukan secara paralel.

Hal tersebut dilakukan sambil menunggu proses restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China sebagai operator Whoosh.

AHY menjelaskan bahwa sambil mengembangkan proyek lanjutan Whoosh ke timur, pemerintah juga akan memastikan restrukturisasi keuangan tetap berjalan sesuai rencana.

Menurut dia, restrukturisasi keuangan KCJB menjadi sangat penting karena akan memengaruhi peta jalan pengembangan Whoosh hingga Jawa Timur.

“Sebaiknya kita pastikan dulu KCJB-nya tuntas, artinya solusinya sudah bisa diambil dengan baik, baru setelah itu kita kembangkan berikutnya,” jelas AHY saat itu.

AHY menekankan bahwa pemerintah masih memiliki semangat besar untuk terus mengelola dan mengembangkan Whoosh agar manfaatnya lebih luas.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran Whoosh hingga wilayah terujung Jawa Timur dapat mengubah peta pembangunan di daerah-daerah yang dilalui jalur kereta cepat.

Dengan adanya kesepakatan dari berbagai menteri terkait, publik kini menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo atau Menko AHY tentang skema restrukturisasi utang Whoosh.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung