Berita, Timur Tengah

Respons Santai Menlu Iran atas Ancaman Trump: Tak Akan Negosiasi di Bawah Bayang-bayang Ancaman

Repelita.net

21 April 2026 15:43 WIB • 861 view

Respons Santai Menlu Iran atas Ancaman Trump: Tak Akan Negosiasi di Bawah Bayang-bayang Ancaman
Foto: Istimewa

Repelita Teheran - Menanggapi ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan meledakkan banyak bom jika gencatan senjata berakhir, Iran memberikan respons yang tenang namun tetap tegas.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut ancaman terbaru Washington tersebut sebagai tanda jelas dari niat buruk dan ketidaksungguhan Amerika dalam berdiplomasi.

ADVERTISEMENT

Dalam percakapan telepon dengan mitranya dari Pakistan, Araghchi menegaskan bahwa Iran akan menggunakan seluruh kemampuannya untuk menjaga kepentingan nasional dan keamanan negaranya.

Ia juga menyoroti bahwa AS berulang kali melanggar kesepahaman yang telah dicapai serta melakukan agresi militer saat proses negosiasi berlangsung.

Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dengan santai namun penuh percaya diri menyatakan bahwa Iran telah menyiapkan kartu-kartu baru di medan perang.

Ghalibaf mengkritik keras upaya Trump yang disebutnya ingin mengubah meja perundingan menjadi meja penyerahan diri bagi Iran.

“Kami tidak menerima negosiasi di bawah bayang-bayang ancaman,” tegas Ghalibaf di platform X, seraya menambahkan bahwa dalam dua minggu terakhir Iran telah bersiap untuk menunjukkan kekuatan barunya.

Ia menuding Trump melanggar gencatan senjata dengan memberlakukan blokade di Selat Hormuz dan menyita kapal kargo Iran.

Meski tekanan ekonomi dari blokade AS diklaim Trump merugikan Iran hingga jutaan dolar per hari, Teheran tetap pada pendiriannya untuk tidak tunduk.

Hingga saat ini, Iran belum secara resmi mengonfirmasi keikutsertaannya dalam putaran kedua negosiasi yang dijadwalkan di Islamabad.

Pemerintah Iran menegaskan tidak akan ada dialog lanjutan selama ancaman dan intimidasi masih terus berlangsung.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung