Berita, Viral Sosmed

Ramai Jadi Sorotan, Dadan Hindayana Sebut Motor SPPG Diperuntukkan untuk Wilayah Terpencil

Repelita.net

08 April 2026 21:27 WIB • 898 view

Ramai Jadi Sorotan, Dadan Hindayana Sebut Motor SPPG Diperuntukkan untuk Wilayah Terpencil
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) belakangan ini terus menjadi sorotan tajam masyarakat terkait dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sorotan publik yang tak kunjung berakhir adalah seputar pelaksanaan MBG terutama karena menu yang disajikan kepada para siswa dinilai tidak layak konsumsi bahkan ada yang sampai mengakibatkan keracunan massal di sejumlah wilayah.

ADVERTISEMENT

Kini BGN kembali membuat publik melontarkan kritikan tajam terkait dengan pengadaan motor listrik yang diperuntukkan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan pengadaan sekitar 20 ribu motor untuk Kepala SPPG ditujukan ke wilayah dengan akses transportasi yang sulit.

Ditemui jelang taklimat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, Dadan menyampaikan bahwa pengadaan motor tersebut masuk dalam perencanaan tahun 2025.

"Kita akan distribusikan nanti untuk operasional, seluruh orang yang ada di SPPG, terutama di daerah-daerah yang sulit," kata Kepala BGN kepada wartawan.

"Program ini kan menjangkau daerah-daerah yang akan sangat sulit, menjangkau desa-desa, daerah-daerah yang memang hanya bisa dengan motor," tambahnya.

Ia mengungkapkan bahwa realisasi pengadaan mencapai 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan, dan motor-motor itu akan digunakan untuk menunjang operasional SPPG serta penyaluran MBG.

Mengenai pengadaan untuk tahun ini, Dadan menyebut tidak ada rencana untuk menambahkan unit motor tersebut karena anggarannya berasal dari tahun 2025.

Sebelumnya dalam pernyataan pada Selasa (7/4), ia memastikan sepeda motor yang dianggarkan dari tahun 2025 untuk Kepala SPPG belum dibagikan secara resmi.

Dadan menjelaskan bahwa sebelum didistribusikan, kendaraan yang telah tersedia itu masih harus melalui proses administrasi sebagai barang milik negara (BMN).

Proses realisasi pengadaan motor secara bertahap dimulai pada Desember 2025, dan ia menyampaikan hal tersebut menanggapi video viral di media sosial yang menampilkan sepeda motor berlogo BGN.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung