Berita, Nasional

Presiden Prabowo Subianto Ancam Bongkar Korporasi Asing Terkait Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

Repelita.net

21 October 2026 22:12 WIB • 85 view

Presiden Prabowo Subianto Ancam Bongkar Korporasi Asing Terkait Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Sikap tegas pemerintah mengenai intervensi korporasi internasional dalam masalah krisis lingkungan regional disampaikan langsung kepada publik.

ADVERTISEMENT

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pandangannya mengenai adanya sentimen negatif dari beberapa otoritas global terkait penanggulangan kabut asap pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Pihak otoritas menyatakan komitmen penuh untuk membongkar nama-nama perusahaan luar negeri yang terbukti memicu kerusakan ekosistem nasional.

“Bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaannya,” kata Prabowo Subianto menegaskan kebijakan penindakan hukum tersebut.

Langkah penelusuran fakta di lapangan mengindikasikan bahwa peristiwa karhutla tidak semata-mata dipicu oleh faktor perubahan iklim alamiah.

“Rakyat juga menangkap berbagai oknum yang sengaja membakar yang bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan. Ini adalah kejahatan terhadap kemানুsiaan, karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita. Kita tidak boleh menganggap ini remeh,” tutur Prabowo Subianto melayangkan catatan kritik kerasnya.

Otoritas tertinggi kabinet menginstruksikan jajaran kepolisian beserta badan intelijen untuk melakukan pembersihan berkas perizinan secara berkala.

“Kalau buktinya sudah jelas kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar,” ucap Prabowo Subianto menjelaskan sanksi administratif yang disiapkan.

Keterangan berkas perkara dari institusi penegak hukum pusat memaparkan adanya proses penyidikan berjalan atas puluhan badan hukum swasta.

“Ini ada keterlibatan pihak asing, namun ini masih dalam proses penyidikan,” sebut Kapolri Suyudi Ario Seto dalam konferensi pers terpisah pada Senin, 19 Oktober 2026.

Pihak kepolisian memfokuskan pengejaran alat bukti terhadap para pemegang saham utama korporasi yang diduga menjadi dalang di balik bencana nasional ini.

“Penyidik masih dalam upaya mengumpulkan alat-alat bukti, sehingga dalam waktu dekat kami pasti akan menetapkan para tersangka,” tutur Suyudi Ario Seto memungkasi keterangannya persnya (*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung