Berita, Nasional

Prabowo Ungkap Maung MV3 Sempat Bocor dan Dikembalikan ke Pindad

Repelita.net

10 June 2026 18:16 WIB • 786 view

Prabowo Ungkap Maung MV3 Sempat Bocor dan Dikembalikan ke Pindad
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Presiden Prabowo Subianto mengungkap pengalaman pribadinya saat menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine yang kini menjadi kendaraan kepresidenan.

Pada masa awal pemakaian, kendaraan produksi PT Pindad tersebut disebut masih memiliki sejumlah kekurangan yang memerlukan penyempurnaan.

ADVERTISEMENT

Salah satu hal yang sempat dikeluhkan Prabowo adalah kondisi atap kendaraan yang mengalami kebocoran ketika digunakan dalam cuaca hujan deras.

Ia mengaku menyadari masalah tersebut saat sedang beristirahat di dalam mobil selama perjalanan.

"Suatu saat saya ini suka tidur di mobil ya. Saya suka tidur di mobil jadi satu saat saya lagi tidur di mobil, tahu-tahu karena hujan keras di luar saya tidur, tek-tek, saya bangun rupanya bocor," kata Prabowo.

Karena masih dalam tahap pengembangan awal, kendaraan itu kemudian dikembalikan ke PT Pindad untuk dilakukan perbaikan.

Prabowo memandang persoalan tersebut sebagai hal yang wajar dalam proses penyempurnaan produk buatan dalam negeri yang masih relatif baru.

"Ya namanya baru ya kan. Ya aku kirim kembalilah ke ini kan buatan Pindad. Aku bilang ‘eh Pindad, tolonglah bocornya dikurangi gitu loh’," kata Prabowo.

Selain masalah kebocoran, Prabowo juga menceritakan pengalamannya ketika menggunakan Maung MV3 di jalur pegunungan.

Ia merasakan guncangan yang cukup kuat saat kendaraan melintasi medan tersebut.

"Habis itu pakai mobil ya naik gunung, gledak-gledak. Tapi, ‘gledak’ enggak apa-apa. Demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini," kata Prabowo.

Cerita mengenai Maung MV3 itu disampaikan Prabowo saat mengisahkan percakapan yang sempat didengarnya dari sejumlah bawahannya mengenai harga berbagai merek kendaraan.

Menurut Prabowo, dirinya kini tidak lagi berada pada posisi untuk membandingkan atau membicarakan mobil-mobil keluaran terbaru seperti dahulu.

Sebagai kepala negara, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan dukungan terhadap hasil karya industri nasional.

"Jadi saudara berapa hari yang lalu berapa hari yang lalu nggak ini aku mau cerita nih ya, aku mau cerita. Ini berapa hari yang lalu saya dengar pembicaraan di antara di antara anak buah saya. Mereka tanya, ‘eh harga mobil ini berapa ya? Harga mobil itu berapa ya?’," kata Prabowo.

"Saya pikir wah aku udah nggak bisa lagi nanya-nanya seperti itu. Suka tidak suka karena saya Presiden saya harus kasih contoh, saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo mengakui kualitas kendaraan nasional masih memerlukan waktu untuk mencapai tingkat penyempurnaan seperti mobil-mobil premium asal Eropa yang telah lama berkembang.

Meski demikian, ia memilih tetap menggunakan Maung sebagai bentuk dukungan terhadap industri otomotif dalam negeri.

"Jadi, jadi saya mengerti ini kan mobil baru satu-dua tahun kita bangun iya kan, yang namanya suatu yang baru ya mungkin tidak sebagus kalau saya pakai BMW atau Mercedes ya kan," kata Prabowo.

"Kalau, Pak Ara pakai Mercedes mungkin ya? Aku udah nggak bisa lagi. Saya pakai Maung," kata Prabowo kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung