Berita, Nasional

Prabowo kumpulkan menhan-panglima TNI di Hambalang, bahas rekrutmen prajurit Dayak hingga karhutla

Repelita.net

30 August 2026 19:14 WIB • 431 view

Prabowo kumpulkan menhan-panglima TNI di Hambalang, bahas rekrutmen prajurit Dayak hingga karhutla
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta jajaran Kepala Staf Angkatan di kediaman pribadinya yang berlokasi di Hambalang.

Pertemuan strategis yang berlangsung sejak sore hingga malam hari tersebut membahas sejumlah isu prioritas keamanan dan penanggulangan bencana nasional.

ADVERTISEMENT

Aktivitas pimpinan negara beserta jajaran pejabat militer tersebut diunggah oleh akun @sekretariat.kabinet

pada 30 Agustus 2026.

Pertemuan krusial ini turut dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa dalam forum tersebut Presiden Prabowo menagih pembaruan informasi dari berbagai persoalan yang menjadi prioritas perhatian pemerintah pusat.

Fokus pembahasan utama mencakup kebijakan khusus dalam proses penerimaan calon prajurit dari wilayah terpencil.

"Presiden Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI," kata Teddy.

Pembahasan rapat berlanjut pada langkah penanganan darurat serta mitigasi pascabencana alam yang menerpa sejumlah wilayah di tanah air.

Agenda mencakup evaluasi kondisi pascagempa bumi di Flores, pemantauan erupsi Gunung Merapi, hingga penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Sektor pencegahan kebakaran hutan dan lahan mendapat penekanan khusus melalui pendekatan persuasif dan edukasi langsung kepada seluruh lapisan masyarakat.

Aparat pembina desa diinstruksikan untuk proaktif menyosialisasikan bahaya pembakaran lahan guna meminimalisasi risiko timbulnya titik api baru.

"Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama," pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung