Berita, Nasional

Prabowo Diminta Keluarkan Dekrit Kembali ke UUD 1945 Asli, Gema Nasional: Kondisi Bangsa Sudah Karut Marut, Ini Bukan Pilihan Tapi Kebutuhan Mendesak

Repelita.net

11 April 2026 14:43 WIB • 1,356 view

Prabowo Diminta Keluarkan Dekrit Kembali ke UUD 1945 Asli, Gema Nasional: Kondisi Bangsa Sudah Karut Marut, Ini Bukan Pilihan Tapi Kebutuhan Mendesak
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kondisi bangsa dinilai semakin tidak terkendali, baik dalam aspek hukum, ekonomi, maupun stabilitas sosial-politik, sehingga isu pemakzulan merebak di tengah prediksi krisis yang semakin memuncak.

Ketua Umum Gerakan Muda (Gema) Nasional, Eko Saputra, menilai kondisi ini mencerminkan adanya penyimpangan serius dari cita-cita awal pendirian bangsa sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.

ADVERTISEMENT

Menurut Eko, fenomena ini turut diakibatkan dari amandemen yang dilakukan pascareformasi yang telah mengubah secara fundamental arah sistem bernegara.

Dengan adanya konstitusi baru (UUD 2002), kata dia, telah melahirkan ketimpangan kekuasaan, lemahnya kedaulatan rakyat, serta terbukanya ruang bagi praktik-praktik oligarki.

“Kami mendesak Presiden Prabowo untuk mengambil langkah berani dengan mengeluarkan Dekrit Presiden guna mengembalikan Indonesia kepada UUD 1945 yang asli. Ini bukan sekadar pilihan politik, tetapi kebutuhan mendesak demi menyelamatkan masa depan bangsa,” kata Eko dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam (10/4/2026).

Ia memandang bahwa langkah-langkah konvensional sudah tidak lagi cukup untuk memperbaiki keadaan.

Oleh karena itu, diperlukan tindakan luar biasa yang bersifat konstitusional dan berani, guna mengembalikan arah bangsa sesuai dengan nilai-nilai asli para pendiri bangsa.

Lanjut Eko, UUD 1945 asli mengandung prinsip kedaulatan rakyat yang lebih kuat, sistem pemerintahan yang lebih terarah, serta semangat gotong royong yang menjadi fondasi utama kehidupan berbangsa.

“Kami tidak mengajak pada kekacauan, tetapi pada kesadaran kolektif bahwa bangsa ini membutuhkan koreksi total. Jika tidak sekarang, maka kita akan terus terjebak dalam krisis yang berkepanjangan,” jelasnya.

Eko berkomitmen akan terus berada di garis depan dalam mengawal kepentingan rakyat dan menjaga arah perjuangan bangsa.

“Kondisi negara hari ini benar-benar karut marut. Hukum kehilangan wibawanya, keadilan terasa tumpul ke bawah dan tajam ke atas, serta kebijakan ekonomi semakin menjauh dari kepentingan rakyat. Ini adalah sinyal kuat bahwa ada yang salah secara mendasar dalam sistem ketatanegaraan kita,” pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung