Berita, Nasional

Pesan AHY untuk Kader Demokrat: Jangan Hanya Muncul Saat Butuh Suara Rakyat

Repelita.net

07 September 2026 23:19 WIB • 452 view

Pesan AHY untuk Kader Demokrat: Jangan Hanya Muncul Saat Butuh Suara Rakyat
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengimbau seluruh kader partainya agar tidak sekadar muncul di tengah warga saat menjelang agenda pemilihan umum atau musim kampanye politik.

Pesan tersebut ditekankan agar para kader senantiasa mendampingi masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Seruan itu disampaikan oleh sang pemimpin partai politik dalam acara perayaan ulang tahun perak organisasi yang digelar di kantor pusat ibu kota negara pada Sabtu malam tanggal 5 September 2026.

Tema yang diusung dalam momentum peringatan seperempat abad tersebut berfokus pada upaya bersama rakyat untuk memajukan perekonomian menegakkan keadilan serta merawat tatanan demokrasi.

“Jangan hanya hadir ketika kita membutuhkan suara rakyat. Hadirlah ketika rakyat membutuhkan kerja kita,” kata AHY.

Selain itu, ia juga mengingatkan para kader agar mengubah paradigma berpikir dalam memandang aktivitas politik agar tidak terjebak pada orientasi keuntungan material semata.

Politisi yang pernah memimpin Batalyon Infanteri Mekanis tersebut mengajak seluruh anggotanya untuk mendedikasikan tenaga demi pengabdian luas kepada publik.

“Jangan tanyakan apa yang dapat kita peroleh dari politik; tanyakan apa yang dapat kita berikan melalui politik,” jelas AHY.

Ia turut berpesan agar ukuran keberhasilan perjuangan organisasi tidak hanya dinilai dari perolehan kursi legislatif semata melainkan dari dampak positif bagi masyarakat.

“Jangan ukur perjuangan hanya dari berapa kursi yang kita menangkan; ukur juga dari berapa banyak kehidupan yang berhasil kita perbaiki,” kata AHY.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung