Berita, Hukum

Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji, Berat badan eks Menpora Dito Ariotedjo jadi sorotan

Repelita.net

01 July 2026 19:13 WIB • 665 view

Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji,  Berat badan eks Menpora Dito Ariotedjo jadi sorotan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024.

Penampilan fisik Dito yang tampak jauh lebih langsing dalam pemeriksaan yang berlangsung pada Selasa (30/6) menjadi pusat perhatian.

ADVERTISEMENT

Mengenai perubahan bobot tubuhnya yang drastis, Dito menjelaskan bahwa ia menerapkan disiplin ketat dalam menjalani gaya hidup sehat.

"Saya balik ke pola jaman saya disiplin. Makan saya batasin maksimal 800-1000 kalori per hari, olahraga tiap hari. Cemilan sangat minim. Kuncinya asupan gizi dan nahan laper," ungkap Dito.

Ia mengonfirmasi bahwa berat badannya telah menyusut hingga 40 kilogram setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan signifikan selama periode 2020 hingga 2023.

"Sejauh ini 40 kg. Saya kan naik berat badan 2020-2023 hampir 50 kg," tuturnya.

Terkait agenda pemeriksaan, Dito menjelaskan bahwa penyidik melakukan pendalaman materi terkait surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) yang baru.

"Tadi ini pemeriksaan buat sprindik yang baru," ungkap Dito.

Materi yang dipertanyakan penyidik tidak jauh berbeda dengan pemeriksaan sebelumnya pada Januari lalu, yakni fokus pada mekanisme kuota haji tambahan dari Pemerintah Arab Saudi.

Penyidik menggali informasi mengenai keterlibatan Dito dalam pertemuan dengan pihak Arab Saudi, termasuk hubungan mertuanya dengan asosiasi terkait.

"Lebih karena waktu itu kan saya ada dalam lokasi di Arab Saudi pas pertemuan dengan MBS. Kan kebetulan mertua juga terkait dengan asosiasi. Jadi lebih digali kesitu," pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung