Berita, Viral Sosmed

Penjara bukan hotel Indonesia juga bukan Skandinavia, Bandingkan Lapas Indonesia dengan Norwegia, Kritik: Reformasi Bukan Memanjakan Narapidana

Repelita.net

01 October 2026 23:46 WIB • 98 view

Penjara bukan hotel Indonesia juga bukan Skandinavia, Bandingkan Lapas Indonesia dengan Norwegia, Kritik: Reformasi Bukan Memanjakan Narapidana
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Unggahan akun Threads @doni_ropawandi pada 1 Oktober 2026 memuat kritik terhadap perbandingan fasilitas lembaga pemasyarakatan di Indonesia dengan penjara di Norwegia.

Dalam unggahannya, ia menyoroti anggapan bahwa kondisi lapas di Indonesia dapat dibenarkan hanya dengan membandingkannya dengan sistem pemasyarakatan di Norwegia.

ADVERTISEMENT

“Malu banget Malu. Jangan lu jual romantisme Norwegia seolah semua persoalan selesai dengan meniru bentuk lapas mereka. Penjara bukan hotel. Indonesia juga bukan Skandinavia.”

Ia kemudian menekankan bahwa persoalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian adalah praktik korupsi, suap, fasilitas ilegal, serta perlakuan khusus yang berkaitan dengan uang dan kekuasaan.

“Yang harus diperangi itu korupsi, suap, fasilitas ilegal, dan perlakuan istimewa karena uang serta kekuasaan. Bedakan reformasi pemasyarakatan dengan memanjakan narapidana.”

Pada bagian lain, pemilik akun juga melontarkan kritik keras terhadap pihak yang dianggap membela kondisi fasilitas lapas dengan menggunakan perbandingan sistem pemasyarakatan negara lain.

“Jadi penjilat sih penjilat. Tapi nggak usah sekalian sibuk nyebokin sesuatu yang jelas salah. Ahli yang tidak ahli ya gini, dikasih fakta. Diam”

Unggahan tersebut kemudian mendapat sejumlah tanggapan dari pengguna Threads lainnya yang turut memperdebatkan persoalan fasilitas lapas, kapasitas keahlian, serta perbandingan antara sistem pemasyarakatan Indonesia dan Norwegia.

Akun @minimalishaus menulis, “akhirnya Profesor gadungan pun dipermalukan oleh mantan praktisi hukum, kelas mmg pak abraham”.

Sementara akun @rdpp_007 berkomentar, “Mgkn pakar yg goblok kata gemoy idiot ya gema ini”.

Akun @elijah_joseph10 menyoroti perbedaan konteks fasilitas penjara di Norwegia dengan fasilitas mewah yang disebut terdapat di Lapas Cibinong.

“Membandingkan kemewahan penjara di Norway untuk membenarkan kemewahan lapas Cibinong aja itu jelas BEGO. Kenapa?? Karena penjara di Norway itu mmg difasilitasi negara, sedangkan fasilitas mewah di lapas Cibinong itu hasil SUAP/SOGOK petugas lapas.”

Komentar lain datang dari akun @satriammmmmy yang mempertanyakan latar belakang seseorang yang disebut sebagai pakar dan profesor.

“Heran, agen trading kok bisa dianggap pakar dan profesor. Banyak yg hancur gara2 temakan rayuannya.”

Rangkaian unggahan tersebut memperlihatkan perdebatan di media sosial mengenai pembenahan pemasyarakatan, fasilitas narapidana, serta perbedaan antara fasilitas yang disediakan negara dan dugaan fasilitas yang diperoleh melalui praktik suap.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung