Repelita [Jakarta] - Pihak kepolisian resmi membekuk pengendara mobil pikap yang secara nekat menabrakkan kendaraannya ke area pintu gerbang Kompleks Parlemen Senayan.
Peristiwa nekat yang berlangsung di tengah jalannya aksi unjuk rasa pada Kamis lalu tersebut sempat memicu kepanikan di area sekitar lokasi.
ADVERTISEMENT
Aksi berbahaya dari pengemudi minibus bak terbuka itu juga menyebabkan sejumlah personel keamanan yang tengah berjaga mengalami luka-luka akibat hantaman kendaraan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, petugas kepolisian menemukan adanya senjata tajam yang disimpan di dalam ruang kabin kendaraan tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membeberkan kronologi penanganan kasus penabrakan tersebut di markas kepolisian.
Dalam keterangannya, Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, "Ada mobil pikap yang mencoba menerobos, menabrak, melukai personel petugas pengamanan pelayanan aksi. Seseorang tersebut sudah diamankan, ditemukan ada sajam.".
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa pelaku nekat melancarkan aksi berbahaya tersebut karena berada dalam kondisi mabuk berat.
Mengenai kondisi psikologis pelaku saat diringkus, Kombes Budi Hermanto menambahkan, "Pada saat ditemukan yang bersangkutan masih dalam kondisi pengaruh alkohol.".
Penyidik kepolisian sampai saat ini terus menggali motif di balik aksi nekat penerobosan barikade pengamanan tersebut.
Aparat penegak hukum juga tengah menelusuri kemungkinan adanya keterikatan antara tersangka dengan kelompok organisasi kemasyarakatan tertentu.
Kombes Budi Hermanto memberikan penegasan terkait proses penyelidikan yang masih berjalan dengan menyampaikan, "Ini masih didalami.".
Peningkatan pengamanan di sekeliling Kompleks Gedung DPR/MPR terus diperketat guna mencegah berulangnya aksi perusakan serupa.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok