Repelita [Jakarta] - Penulis Tere Liye melontarkan kritik keras menanggapi pernyataan mantan Presiden Joko Widodo yang menyebut dirinya masih pribadi yang sama seperti dahulu.
Kritik tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial sebagai respons atas narasi yang menyebut sang mantan presiden masih orang kampung dan orang desa.
ADVERTISEMENT
"Aku masih seperti yang dulu. Masih orang kampung. Masih orang desa."
Tere Liye menilai pernyataan tersebut sebagai bualan yang tidak masuk akal bagi siapa pun yang mau mencermati rekam jejak selama satu dekade terakhir.
Sungguh amazing yg masih percaya bualan ini. Mengelu2kannya, tulis sang penulis.
Ia menyoroti bahwa selama sepuluh tahun masa kepemimpinan, keluarga besar presiden justru menempati posisi jabatan penting dan memiliki kekayaan melimpah.
Tere Liye kemudian membandingkan kondisi tersebut dengan realitas kehidupan masyarakat kelas menengah ke bawah yang masih harus berjuang keras dengan penghasilan terbatas.
Sepuluh tahun itu keluarga kalian apa kabarnya? Kalian dapat apa? Masih gaji kecil? Masih harus kerja keras? Sudah liburan ke LN naik pesawat jet pribadi? Punya tas harga ratusan juta? Lahan sawah dan rumah kalian tambah bagus dan luas? Jika belum semua, berhentilah menjilati keluarga ini, bodoh!
Menurutnya, setiap pencapaian masyarakat selama ini murni hasil kerja keras pribadi, bukan berkat jasa dari pihak penguasa.
Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena maraknya peredaran buku bajakan serta bobroknya penegakan hukum dan etika di tanah air yang dianggap sebagai dampak negatif dari kekuasaan saat ini.
Bahkan jika kalian sukses 10 tahun ini, itu tuh bukan karena keluarga ini. Nah, yg sy tahu persis: sepuluh tahun orang ini berkuasa, buku bajakan benar2 menggila. Jangankan buku bajakan, bahkan penegakan hukum yg lain kacau balau. KKN menggila, etika jungkir balik. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok