Repelita Kairo - Negara-negara Arab secara resmi mengesahkan sebuah resolusi yang menuntut Iran membayar ganti rugi penuh atas dampak perang selama 40 hari di kawasan Timur Tengah.
Para menteri luar negeri yang tergabung dalam forum Liga Arab pada Selasa (21/4/2026) menegaskan bahwa Teheran harus memikul tanggung jawab internasional penuh atas kerusakan akibat konflik.
ADVERTISEMENT
Berikut ini adalah isi lengkap dari resolusi yang disahkan oleh negara-negara Arab tersebut.
Pertama, Iran wajib membayar ganti rugi penuh atas seluruh kerugian yang ditimbulkan selama perang berlangsung.
Kedua, tuntutan ganti rugi ini mencakup kerusakan infrastruktur di berbagai negara yang menjadi target serangan.
Ketiga, ganti rugi juga mencakup gangguan ekonomi yang dialami oleh negara-negara terdampak akibat konflik.
Keempat, dampak global akibat terganggunya jalur perdagangan internasional juga masuk dalam tuntutan ganti rugi.
Kelima, resolusi tersebut mengecam langkah Iran yang menutup Selat Hormuz secara sepihak.
Keenam, Liga Arab juga mengecam ancaman penutupan Selat Bab El Mandeb yang dilakukan oleh Iran.
Ketujuh, kedua jalur tersebut merupakan rute vital perdagangan global, khususnya untuk distribusi energi dunia.
Kedelapan, Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif Al Zayani menegaskan bahwa tindakan Iran telah mengganggu lalu lintas maritim internasional.
Kesembilan, tindakan Iran juga mengancam stabilitas pasokan energi, makanan, serta obat-obatan bagi banyak negara.
Kesepuluh, negara-negara yang terdampak meliputi Yordania, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Oman, Qatar, Kuwait, dan Irak.
Serangan tersebut terjadi saat militer Iran membidik fasilitas militer serta kepentingan Amerika Serikat di wilayah negara-negara tersebut.
Pertemuan darurat para menteri luar negeri digelar melalui konferensi video di bawah kepemimpinan Bahrain sebagai ketua forum.
Sebelumnya, Iran juga melayangkan tuntutan ganti rugi kepada sejumlah negara Arab seperti Arab Saudi, Qatar, UEA, Bahrain, dan Yordania.
Iran menuduh negara-negara tersebut ikut membantu Amerika Serikat dalam perang melawan Republik Islam.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok