Repelita Washington DC - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, terpojok dan mendapat tekanan berat saat menjalani sidang di hadapan Kongres pada Kamis (30/4/2026).
Para anggota parlemen dari Partai Demokrat secara khusus mendesaknya untuk menjelaskan alasan di balik serangan udara yang menghantam sebuah sekolah dasar di kota Minab, Iran.
ADVERTISEMENT
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan puluhan anak-anak serta sejumlah warga sipil tak berdosa yang berlindung di dalam gedung pendidikan itu.
Dalam hearing yang berlangsung tegang tersebut, para legislator melontarkan pertanyaan kritis: "Kenapa serang anak sekolah?"
Seorang senator dengan suara lantang menanyakan mengapa target yang seharusnya bersifat militer justru berubah menjadi fasilitas pendidikan yang penuh dengan murid-murid kecil.
Hegseth yang tampak tidak nyaman mencoba menjawab bahwa insiden pengeboman sekolah tersebut masih terus diselidiki oleh tim internal Pentagon.
Dia menggambarkan peristiwa itu sebagai situasi yang tidak menguntungkan dan merupakan kesalahan taktis di lapangan.
Namun, jawaban tersebut tidak membuat para anggota Kongres puas, terutama karena laporan awal menunjukkan adanya kelalaian dalam proses penentuan target.
Beberapa legislator juga menyoroti membengkaknya biaya perang yang telah mencapai miliaran dolar Amerika Serikat.
Para senator dari kubu Demokrat mempertanyakan apakah dana sebesar itu sebanding dengan hasil yang dicapai, apalagi jika terus memakan korban sipil.
Hegseth tetap pada pendiriannya bahwa operasi militer di Iran diperlukan untuk mencegah ancaman nuklir yang lebih besar di masa depan.
Dia berulang kali menolak mengaitkan angka biaya secara spesifik dengan serangan terhadap sekolah tersebut.
Meskipun demikian, tekanan politik terhadap Menteri Pertahanan AS itu semakin meningkat seiring dengan desakan publik untuk menghentikan perang.
Sidang akhirnya ditutup tanpa kesimpulan yang memuaskan, meninggalkan pertanyaan besar di benak publik: apakah serangan terhadap anak-anak itu murni kesalahan atau ada faktor lain yang sengaja ditutupi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok