Berita, Nasional

Menteri Nusron Kabur Dihujani Pertanyaan Wartawan, Mahfud MD Desak KPK Segera Periksa

Repelita.net

21 September 2026 17:39 WIB • 103 view

Menteri Nusron Kabur Dihujani Pertanyaan Wartawan, Mahfud MD Desak KPK Segera Periksa
Foto: Istimewa

Publik Desak KPK Periksa Nusron Wahid Buntut OTT Pejabat Kementerian ATR

Repelita Jakarta - Sejumlah figur publik serta kalangan pengamat menyoroti langkah Komisi Pemberantasan Korupsi yang dinilai lamban dalam memproses hukum Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid.

ADVERTISEMENT

Kritik tajam tersebut mengemuka pasca operasi tangkap tangan yang dilakukan lembaga antirasuah di Bogor dengan menetapkan delapan orang tersangka.

Dari total tersangka tersebut, empat di antaranya diidentifikasi sebagai orang dekat serta orang kepercayaan sang menteri agraria.

Situasi ini memicu perdebatan publik karena posisi Nusron Wahid dinilai sangat strategis dalam pusaran kasus korupsi yang tengah diselidiki.

Berdasarkan analisis yang disampaikan oleh Mahfud MD melalui kanal YouTube Hersubeno Point pada Senin 21 September 2026, ia menilai posisi Nusron yang belum juga dipanggil oleh lembaga antikorupsi sebagai hal yang janggal dan tidak masuk akal.

Mahfud MD menyatakan bahwa praktik lancung tersebut diyakini berjalan secara terstruktur dan mustahil terjadi tanpa keterlibatan pucuk pimpinan tertinggi di kementerian.

Pandangan senada juga diungkapkan oleh mantan Ketua KPK Abraham Samad yang mendesak agar lembaganya bertindak lebih progresif dan berani menggeledah ruang kerja menteri.

Abraham Samad berpendapat bahwa adanya dominasi orang-orang dekat di ring satu serta jumlah barang bukti uang suap yang fantastis menunjukkan keterlibatan yang tidak mungkin diabaikan.

Sementara itu, mantan penyidik lembaga antirasuah Yudi Purnomo Harahab menyoroti potensi hilangnya momentum krusial serta risiko lenyapnya barang bukti akibat lambatnya pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait.

Yudi Purnomo Harahab menjelaskan bahwa pergerakan korupsi dengan skala masif tidak mungkin digerakkan oleh level bawahan secara mandiri tanpa adanya pembiaran atau penyalahgunaan wewenang struktural.

Di tengah derasnya sorotan publik dan desakan berbagai pihak, Nusron Wahid terpantau hadir dalam agenda rapat kerja bersama Badan Legislasi DPR RI.

Kehadiran sang menteri di gedung parlemen tersebut sempat menarik perhatian awak media yang berusaha meminta konfirmasi terkait polemik penanganan kasus di kementeriannya.

Namun, alih-alih memberikan penjelasan kepada para jurnalis yang meliput di lokasi, Nusron memilih menghindari pertanyaan media dengan alasan hendak segera pulang.

Ini kan aku mau pulang Mas, ucap Nusron Wahid singkat saat dijumpai awak media di kompleks parlemen pada Senin 21 September 2026.

Situasi di lokasi sempat diwarnai perdebatan antara wartawan dan pihak pengamanan ketika sang menteri bergegas meninggalkan area wawancara.

Makan Gus sebentar aja Gus, iya Gus satu pertanyaan Gus, biar kondusif dikit aja Gus, ujar salah seorang wartawan di lokasi.

Menanggapi desakan dan situasi yang mulai berdesakan, Nusron sempat memberikan tanggapan singkat sebelum meninggalkan kerumunan awak media.

Mohon maaf ya, saya punya privasi, jalan boleh enggak saya jalan-jalan teman-teman, sudah yuk, sudah yuk, ungkap Nusron Wahid.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung