Berita, Nasional

Menteri ESDM Jamin Pasokan Gas Aman, Sebut Kenaikan Harga Dampak Geopolitik Global

Repelita.net

11 June 2026 17:42 WIB • 851 view

Menteri ESDM Jamin Pasokan Gas Aman, Sebut Kenaikan Harga Dampak Geopolitik Global
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjamin ketersediaan pasokan gas domestik dalam kondisi aman. Meski begitu, pemerintah mengakui adanya tren kenaikan harga komoditas tersebut belakangan ini.

Keterangan ini disampaikan Bahlil saat menghadiri rapat di Gedung DPR, Jakarta, Senin (8/6/2026). Ia menegaskan kendala utama saat ini bukan terletak pada volume gas, melainkan bunyi harga akibat pengaruh pasar global.

ADVERTISEMENT

Pasokan gas aman. Yang terjadi sekarang adalah kenaikan harga. Bahlil menuturkan bahwa kenaikan harga gas tidak hanya terjadi di Indonesia saja.

Banyak negara mengalami situasi serupa karena harga energi dunia terus naik akibat dinamika geopolitik. Perubahan permintaan di pasar internasional menjadi faktor utama pemicu kenaikan tersebut.

Sektor energi merupakan komoditas yang sangat rentan terhadap perkembangan di tingkat global. Oleh karena itu, pemerintah terus memantau pergerakan harga guna meminimalisir dampak negatif terhadap industri dan masyarakat.

Pemerintah juga berupaya keras menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen. Stok gas nasional saat ini mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga, pembangkit listrik, serta industri.

Pelaku usaha dan masyarakat diminta tidak khawatir akan adanya gangguan pasokan. Pascokan tidak ada masalah. Yang menjadi tantangan adalah harga yang naik mengikuti perkembangan global.

Fokus pemerintah kini dimulai untuk menjaga kestabilan harga agar perekonomian nasional tidak terganggu. Pemerintah turut memperkuat ketahanan energi dengan mengoptimalkan produksi dalam negeri serta diversifikasi sumber daya.

Langkah ini diambil guna mengurangi ketergantungan terhadap gejolak pasar internasional yang tidak menuntu. Diharapkan sektor industri tetap beroperasi optimal meski di tengah tekanan biaya energi. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung