Repelita [Surabaya] - Nakhoda Kementerian Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menitipkan sebuah pesan menohok yang ditujukan khusus bagi akademisi, Feri Amsari, menyusul adanya gelombang kritik yang diarahkan kepada instansinya.
Di sela-sela forum diskusi ketahanan agraria nasional, sang menteri menyuguhkan dokumentasi visual secara transparan yang memaparkan koordinat serta progres nyata dari proyek perluasan lahan pertanian baru.
ADVERTISEMENT
Langkah ekspos data spasial tersebut sengaja diambil demi mematahkan keraguan publik sekaligus memberikan jawaban konkret atas pertanyaan yang sempat dilontarkan oleh pengamat hukum tata negara tersebut.
"Tolong sampaikan ini pak. Ini yang ditanya. Jadi muridnya kalau Pak Feri Amsari nanti jadi lebih pintar," ujar Amran saat Dialog Swasembada Pangan di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (13/5/2026).
Sebagai bentuk keseriusan dan keterbukaan terhadap pengawasan publik, sang menteri bahkan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi keberangkatan ratusan orang guna melakukan verifikasi faktual di lapangan.
Rombongan peninjau tersebut rencananya akan diterbangkan langsung menuju wilayah Pulau Sumatera bagian selatan demi membuktikan keabsahan eksistensi program cetak sawah mandiri yang sempat disangsikan itu.
"Tolong sampaikan ini pak. Ini yang ditanya. Jadi muridnya kalau Pak Feri Amsari nanti jadi lebih pintar," ujar Amran saat Dialog Swasembada Pangan di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (13/5/2026).
Menariknya, agenda pemaparan program strategis nasional tersebut turut dihadiri secara langsung oleh akademisi senior dari Universitas Andalas, Profesor Ferdi, yang merupakan kolega sekaligus senior dari pihak pengeritik.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok