Berita, Timur Tengah

Menlu Iran Buka Suara Soal Pernyataan Prabowo: Keras Kepala Adalah Bentuk Keteguhan Kami Menjaga Kedaulatan

Repelita.net

12 April 2026 14:26 WIB • 1,174 view

Menlu Iran Buka Suara Soal Pernyataan Prabowo: Keras Kepala Adalah Bentuk Keteguhan Kami Menjaga Kedaulatan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, akhirnya angkat bicara menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut rakyat Iran sebagai bangsa "keras kepala" pada Jumat (10/4/2026) di Jakarta .

Araghchi memberikan klarifikasi resmi bahwa istilah "keras kepala" yang kerap dilekatkan kepada rakyat Iran sejatinya merupakan bentuk keteguhan dalam menjaga kedaulatan dan prinsip bangsa .

ADVERTISEMENT

Menlu Iran itu menegaskan bahwa rakyat Iran memiliki prinsip yang kuat dan tidak akan pernah goyah meskipun terus menghadapi berbagai tekanan dan ancaman dari pihak asing .

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan bahwa dalam konteks tertentu, sikap keras kepala justru mencerminkan kegigihan mempertahankan prinsip dan kedaulatan sebuah bangsa .

"Kadang-kadang keras kepala dalam suatu pekerjaan dibutuhkan. Rakyat Iran disebut keras kepala, tapi mereka tetap bertahan meski terus diancam," ujar Prabowo dalam arahannya di sebuah forum pemerintahan .

Pernyataan Prabowo tersebut dinilai sebagai bentuk apresiasi terhadap ketahanan bangsa Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel .

Menanggapi hal itu, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, sebelumnya juga telah menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten pemerintah dan rakyat Indonesia terhadap Iran .

Boroujerdi menyambut kesiapan Prabowo untuk mengambil peran dalam upaya mediasi konflik Timur Tengah, meskipun Iran menolak berunding langsung dengan Amerika Serikat .

"Kami percaya bahwa saat ini tidak ada negosiasi dan diskusi dengan pemerintah Amerika yang akan berguna, karena mereka tidak terikat dan tidak mematuhi hasil apa pun," tegas Boroujerdi saat menanggapi tawaran mediasi Indonesia .

Sikap tegas Iran yang menolak berunding dengan AS ini sekaligus memperkuat pernyataan Araghchi bahwa bangsa Iran memiliki prinsip kuat yang tidak bisa ditawar .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung