Berita, Nasional

Menkeu Ngaku Tak Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Repelita.net

22 April 2026 22:34 WIB • 1,041 view

Menkeu Ngaku Tak Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa dirinya tidak mengetahui dari mana sumber dana untuk membayar gaji para manajer Koperasi Desa Merah Putih yang tengah direkrut pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah proses rekrutmen besar-besaran yang sedang berlangsung untuk mengisi 30 ribu posisi manajer Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

“Saya enggak tahu, tapi yang saya bayar ke koperasi kan hanya cicilan Rp 40 triliun per tahun itu. Yang lain saya enggak tahu,” kata Purbaya di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, pada Rabu, 22 April 2026.

Bendahara negara ini menjelaskan bahwa dirinya hanya menerima perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait program Kopdes Merah Putih.

Perintah tersebut secara spesifik adalah untuk mengucurkan anggaran negara sebesar Rp 40 triliun setiap tahunnya kepada koperasi-koperasi desa yang dibentuk.

Di luar porsi anggaran tahunan sebesar itu, Menteri Keuangan mengaku tidak memiliki informasi lebih lanjut mengenai sumber pembiayaan operasional lainnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas mengungkapkan data pendaftaran yang sangat menggembirakan.

Sejak dibuka pada Rabu, 15 April hingga Minggu, 19 April 2026, sudah tercatat 220.364 orang yang mendaftar untuk menjadi manajer Kopdes Merah Putih.

“Ini yang daftar banyak jadi kadang-kadang situsnya mengalami gangguan. Tapi saya pastikan pendaftarannya terbuka, transparan, jujur, dan tidak ada yang menjamin bisa diterima,” ujar Zulhas usai rapat koordinasi terbatas di kantornya, Jakarta, Senin, 20 April 2026.

Zulhas yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Pembentukan Kopdes Merah Putih menjelaskan bahwa antusiasme juga tinggi untuk posisi pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.

Untuk posisi tersebut, tercatat sebanyak 64.029 orang telah mendaftar hingga hari keempat masa pendaftaran.

Dari sisi infrastruktur, pemerintah mencatat bahwa 35.408 titik lahan untuk pembangunan Kopdes Merah Putih telah memenuhi standar luas minimal 1.000 meter persegi.

Selain itu, sebanyak 25.625 titik lahan lainnya saat ini sedang dalam proses pembangunan, dan 5.714 titik lainnya sudah selesai dibangun seluruhnya.

“Lahan lainnya terus kami data. Nanti akan disesuaikan pada periode berikutnya, karena di kota-kota tanahnya mahal dan kepemilikan beragam. Dan ada juga yang lahannya tidak memenuhi standar 1.000 meter persegi,” tuturnya lebih lanjut.

Zulhas menegaskan bahwa sejumlah regulasi pendukung untuk program ini telah rampung, termasuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026.

Regulasi tersebut mengatur tentang tata cara penyaluran Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, atau Dana Desa untuk percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi.

Pemerintah saat ini tengah menunggu aturan teknis dari Agrinas Pangan Nasional yang bertanggung jawab dalam pembangunan fisik Kopdes Merah Putih.

Aturan teknis tersebut terkait dengan audit nilai bangunan agar pembayaran dapat disalurkan melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Zulhas menargetkan bahwa 30 ribu unit koperasi desa dapat selesai dibangun seluruhnya pada bulan Juni 2026 mendatang.

Pemerintah secara resmi membuka rekrutmen untuk 30.000 formasi manajer Kopdes Merah Putih dengan masa pendaftaran dari tanggal 15 hingga 24 April 2026.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi nantinya akan bekerja di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara.

Status kerja mereka adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun masa kontrak awal.

Setelah periode dua tahun tersebut berakhir, penugasan setiap manajer akan dievaluasi kembali oleh Badan Pengaturan (BP) BUMN.

Hasil evaluasi tersebut akan menentukan apakah kontrak mereka akan diperpanjang atau tidak untuk periode berikutnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung