Berita, Hukum

Markas kasino di dekat Solo digerebek Bareskrim, warga curiga sejak lama & tak kenal pemilik

Repelita.net

29 August 2026 15:44 WIB • 638 view

Markas kasino di dekat Solo digerebek Bareskrim, warga curiga sejak lama & tak kenal pemilik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Aparat penegak hukum dari Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil membongkar tempat operasional perjudian kasino terelubung yang berada di kawasan Sukoharjo, Jawa Tengah.

Penggerebekan arena perjudian terselubung tersebut berlokasi di sebuah bangunan bekas gudang di Jalan Rambutan, Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, tepat di seberang rumah ibadah Vihara Karunia Maitreya.

ADVERTISEMENT

Dalam tindakan penggerebekan tersebut, kepolisian mengamankan sebanyak 71 orang pengelola dan pengunjung arena perjudian.

Petugas kepolisian juga menyita barang bukti uang cash bernilai fantastis mencapai Rp1.048.273.000.

Selain nominal uang yang amat besar, polisi menyita berbagai fasilitas judi modern mulai dari meja baccarat, peralatan dadu, meja mahjong, mesin tembak ikan, ratusan chip poker, hingga perangkat mesin pengocok kartu secara otomatis.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri memberikan keterangan resmi mengenai operasi penindakan kasus arena judi terelubung tersebut.

Dirtipidum Bareskrim Polri Kombes Pol Wira Satya Triputra memberikan konfirmasi dengan menuturkan, "Dari hasil pemeriksaan dan pendalaman, kami menemukan adanya aktivitas perjudian dengan berbagai peran dalam operasionalnya".

Operasi penindakan marak penjudian ini diapresiasi oleh masyarakat luas yang sejatinya telah menaruh rasa curiga terhadap pergerakan tertutup di bangunan gudang itu.

Sejumlah warga sekitar mengaku tidak mengetahui siapa pemilik resmi lokasi tersebut lantaran pemiliknya sangat tertutup serta sering berganti penyewa.

Seorang warga yang berdomisili di sekitar lokasi penggerebekan memberikan pengakuan kepada media dengan mengutarakan, "Dulu untuk gudang, dikontrakkannya macam-macam. Ada keramik, plastik, banyak sebelumnya itu. Tapi tidak tahu izinnya untuk apa".

Kecurigaan lingkungan pemukiman makin diperkuat lantaran aktivitas mencurigakan di lokasi itu lebih dominan terjadi pada malam hari.

Perwakilan tokoh masyarakat lokal Endro Sudarsono mengonfirmasi bahwa warga beserta elemen laskar sempat mendatangi lokasi hingga mengadukannya ke DPRD Sukoharjo.

Endro membeberkan kronologi penelusuran warga dengan menyampaikan, "Iya (dulunya untuk gudang). Perjudian sejak kurang lebih 3 bulanan sebelum saya ke DPRD Sukoharjo (hearing). Lalu kami lakukan investigasi, cek lokasi, hingga ada warga dan teman Laskar yang mendatangi malam-malam. Itu di depannya ada tempat ibadah. Karena kita sulit membuktikan, kita meminta bantuan ke DPRD itu".

Kini puluhan tersangka beserta seluruh barang bukti permainan kasino telah diboyong ke Rutan Bareskrim Polri di Jakarta guna pemeriksaan hukum lebih mendalam.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung