Berita, Nasional

Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral Sampai Halaman Rumah Solo Jokowi Beri Isyarat Jari Hati

Repelita.net

02 June 2026 18:02 WIB • 671 view

Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral Sampai Halaman Rumah Solo Jokowi Beri Isyarat Jari Hati
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Keriuhan melanda kawasan permukiman di Jawa Tengah setelah sekelompok remaja berkumpul di depan kediaman pribadi mantan kepala negara.

Suara nyanyian bernada parodi yang mengelu-elukan nama seorang menteri kabinet terdengar jelas hingga ke dalam area pekarangan hunian.

ADVERTISEMENT

Pemilik rumah mengaku sempat terkejut dan mencari tahu asal-usul suara riuh yang menggema di luar pintu gerbangnya.

"Rupanya lagu Pak Bahlil sudah sampai ke halaman rumah. Awalnya saya kira ada apa di depan rumah saya di Gang Kutai Utara, Solo," tulis Jokowi melalui akun Instagram @jokowi pada Sabtu (30/5/2026).

Mantan presiden tersebut bahkan merespons aksi tersebut secara jenaka dengan memperlihatkan gestur simbol hati khas kultur pop modern dari balik pagar.

"Ternyata anak-anak muda lagi semangat joget sambil menyanyikan 'Mas Bahlil ganteng'," ungkap Jokowi melalui postingan Instagram-nya, Sabtu (30/5/2026).

Komposisi musik jenaka tersebut mulai merajai lini masa platform video pendek sejak beberapa pekan terakhir dengan singkatan plesetan yang unik.

Rangkaian liriknya yang menggelitik dengan cepat dihafal oleh berbagai kelompok usia, mulai dari kalangan dewasa hingga murid pendidikan anak usia dini.

Fenomena digital ini akhirnya memancing rasa penasaran dari sang menteri yang namanya dicatut dalam bait-bait lagu tersebut.

Melalui visualisasi yang diunggah di akun Instagram @raffinagita1717 pada Sabtu (30/5/2026), sang pejabat menyatakan ketertarikannya untuk bersua dengan sang kreator.

“Benar saya penasaran,” ujar Bahlil Lahadalia dikutip Sabtu (30/5/2026).

Tokoh birokrasi sektor energi tersebut berniat memberikan apresiasi berupa undangan perjamuan santai apabila sang pembuat konten bersedia memenuhi panggilan.

“Saya mengundang kalau yang bersangkutan berkenan saya akan mengundang untukmu bincang-bincang dan makan karena penasaran juga saya,” tutup Bahlil Lahadalia.

Kendati merespons positif, dirinya tetap menyelipkan pesan edukatif mengenai batasan etika dalam berekspresi di ruang siber bagi generasi muda.

“Saya menghargai kreativitas orang-orang, anak muda sekarang itu teman-teman ya, cuma satu aja saran saya, di era demokrasi sosmed ini penting namun kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur juga,” ujar Bahlil Lahadalia dikutip dari akun Instagram @raffinagita1717, Sabtu (30/5/2026).

Kebebasan berpendapat diharapkan tidak sampai menyentuh ranah sensitif yang berpotensi mencederai ikatan persaudaraan antarkelompok masyarakat.

“Contoh jangan sampai masuk di SARA tidak boleh, nggak boleh karena apa itu akan memicu solidaritas kita sesama anak bangsa jadi kreativitas itu harus dihargai selama dalam kerangka yang baik dan benar,” tutup Bahlil Lahadalia.

Hasil penelusuran digital menunjukkan bahwa karya musik tersebut diproduksi oleh akun TikTok @vokaliz_netizen menggunakan instrumen kecerdasan buatan pada 29 April 2026.

Seluruh untaian kalimat dalam lagu sejatinya merupakan rangkuman dari kumpulan ulasan menggelitik warganet di kolom komentar sebuah tayangan siniar.

Frasa absurd seperti “Buah apa yang paling manis? Buahlil” dan “My little bolu ketan” menjadi pemantik utama melesatnya popularitas audio tersebut.

Akselerasi persebaran konten semakin tidak terbendung setelah seorang kreator video reaksi mengunggah ulasan visual yang ditonton hingga puluhan juta kali. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung