Repelita Madrid - Klub Spanyol Rayo Vallecano meraih kemenangan tipis 1-0 atas Strasbourg dalam laga leg pertama semifinal UEFA Europa Conference League (UECL) pada Kamis malam waktu setempat atau Jumat (1/5/2026) dini hari WIB.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi tim asal Madrid tersebut untuk melakoni leg kedua di kandang Strasbourg, Prancis, pekan depan.
ADVERTISEMENT
Jika berhasil lolos ke babak final, pencapaian tersebut akan menjadi final kompetisi mayor Eropa pertama dalam sejarah panjang klub yang berbasis di kawasan Vallecas ini.
Kemenangan bersejarah ini dirayakan oleh para pemain dan pendukung Rayo Vallecano dengan penuh semangat serta pengibaran bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas.
Aksi solidaritas serupa sebenarnya telah terlihat sepanjang perjalanan Rayo Vallecano di kompetisi Eropa musim 2025/2026 ini.
Saat menjamu AEK Athens pada babak perempat final April 2026, suporter Rayo mengibarkan bendera Palestina secara masif di tribun dan menyanyikan yel-yel dukungan.
Kelompok suporter Rayo Vallecano yang bernama Bukaneros dikenal memiliki identitas antifasis dan sering menggunakan Stadion Estadio de Vallecas sebagai wadah penyampaian pesan sosial dan politik.
Pada Oktober 2025, pendukung Rayo bahkan membentangkan tifo besar bertuliskan "No one can occupy the root of a dream" yang berarti tidak ada yang bisa menjajah akar dari sebuah mimpi sebagai bentuk dukungan kepada Palestina.
Berbagai reaksi dari warganet dunia membanjiri media sosial X menyikapi aksi solidaritas Rayo Vallecano tersebut.
Akun @Johnjohn1347 menulis, "Maybe he should just stick to Football. Clearly didn't bother learning the history."
Akun @Russtybee menulis, "He'd be arrested for this in England."
Akun @Alabama_Celt menulis, "I always liked that club."
Akun @c4hbanten memberikan dukungan dengan menulis, "ππ Save Gaza! #FreePalestine! π΅πΈπ΅πΈπ΅πΈ"
Akun @GGSpurs_ justru meremehkan dengan tulisan, "Theyβre getting pumped 3-0 next week."
Akun @indralubis04 menulis singkat, "Nice solidarity."
Akun @Almarbar1372 menulis dalam bahasa Spanyol, "Hay q ser del @RayoVallecano si o si."
Akun @fgalindoh menulis, "go @RayoVallecano"
Akun @adelsan_ma menulis, "W rayo"
Akun @BigMorito menulis, "My Moroccan brother π"
Akun @Silvana6336 hanya menuliskan emoticon, "πππππππππ"
Akun @PaulFit08756053 menulis, "My new favourite teamπ΅πΈβ€οΈπͺπΈ"
Akun @AshKin21763229 menulis, "Go rayo πͺ"
Akun @Richarddeacon20 menulis dengan nada negatif, "Attention seekingπ"
Akun @chechubrin menulis dengan kasar, "Vaya panda de subnormales"
Akun @Pgc1916 menulis komentar antisemit, "More jew hating scum"
Akun @res_gallaecia menulis singkat, "Poco nos pasa"
Akun @MervynParry hanya menuliskan simbol, "β"
Akun @7000_Hz menulis komentar kebencian, "Nazi Scum"
Akun @ainurohman menulis dalam kolom komentar, "Ini baru tim working class" yang turut direspons oleh akun @2029GantiRezim tanpa menambahkan komentar lebih lanjut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Watch this great video:
— Antifa_Ultras (@ultras_antifaa) April 30, 2026
Rayo Vallecano celebrated their victory in the Europa Conference League semi-final with the Palestinian flag.
Great team, great supporters. pic.twitter.com/RyDAPdmRTk