Berita, Hukum

KKB Penembak Rombongan Tito Karnavian di Papua Tahun 2012 Berhasil Ditangkap, Kini Dilumpuhkan di Kaki Kanan

Repelita.net

04 April 2026 19:32 WIB • 759 view

KKB Penembak Rombongan Tito Karnavian di Papua Tahun 2012 Berhasil Ditangkap, Kini Dilumpuhkan di Kaki Kanan
Foto: Istimewa

Repelita Jayapura - Seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap rombongan Tito Karnavian saat masih menjabat sebagai Kapolda Papua pada tahun 2012 akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat keamanan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengidentifikasi pelaku bernama Pulan Wonda alias Kamenak yang ditangkap di Kampung Peruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Kamis, 2 April 2026.

ADVERTISEMENT

“Pelaku merupakan DPO yang diketahui anggota aktif kelompok bersenjata Kodap XII Lanny Jaya dan memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai aksi kekerasan,” kata Kombes Yusuf dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, 3 April 2026.

Penangkapan ini terjadi setelah Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan serangkaian pemantauan dan berhasil mendeteksi keberadaan pelaku di wilayah Kota Mulia.

Saat hendak diamankan oleh petugas, pelaku berusaha melarikan diri dengan cara menabrakkan kendaraannya ke arah aparat yang sedang melakukan pengepungan.

Aparat kemudian memberikan tembakan peringatan terlebih dahulu, namun karena tidak diindahkan maka dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanannya.

Dalam operasi penangkapan tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, tiga buah telepon genggam, serta sejumlah barang pribadi milik pelaku.

Selain terlibat dalam penembakan rombongan Tito Karnavian, Pulan Wonda diduga memiliki peran dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata sejak tahun 2010 di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya.

Aksi kekerasan yang dilakukan pelaku bersama kelompoknya dilaporkan telah menyebabkan sejumlah warga sipil serta anggota TNI dan Polri mengalami luka-luka bahkan meninggal dunia.

“Penegakan hukum ini dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan untuk menjaga stabilitas keamanan,” tambah Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Faizal Ramadhani.

Saat ini pelaku masih menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat luka tembak di kakinya sebelum nantinya menjalani proses hukum lebih lanjut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung