Berita, Timur Tengah

Keputusan Donald Trump perpanjang gencatan senjata, reaksi Iran: pengumuman yang tidak berarti

Repelita.net

22 April 2026 18:17 WIB • 1,024 view

Keputusan Donald Trump perpanjang gencatan senjata, reaksi Iran: pengumuman yang tidak berarti
Foto: Istimewa

Repelita Washington - Amerika Serikat secara resmi memperpanjang masa gencatan senjata dengan Iran, keputusan yang diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump.

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social pada Selasa (22/4/2026), sehari sebelum batas waktu gencatan senjata sebelumnya berakhir.

ADVERTISEMENT

Trump mengatakan perpanjangan dilakukan atas permintaan pejabat tinggi Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

“Atas permintaan mereka, kami menunda serangan terhadap Iran sampai para pemimpin dan perwakilan Iran dapat mengajukan proposal yang terpadu,” kata Trump.

Meski memperpanjang gencatan senjata, Trump menegaskan bahwa blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap dilanjutkan.

"Saya telah menginstruksikan militer kami melanjutkan blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siap dan mampu," tambahnya.

Reaksi Iran terhadap keputusan ini datang dengan cepat melalui penasihat senior Ketua DPR Mohammad Bagher Ghalibaf.

Mahdi Mohammadi menyebut bahwa pengumuman Trump tersebut tidak berarti apa-apa bagi Iran.

Ghalibaf sendiri telah memimpin putaran pertama negosiasi dengan AS di Islamabad.

Ia diharapkan hadir dalam putaran kedua pembicaraan yang rencananya akan bertatap muka dengan Wakil Presiden JD Vance.

Sebelumnya, Trump dalam wawancara dengan CNBC pada Selasa pagi (21/4/2026) menyebut Iran tidak punya pilihan selain mengirim tim negosiator ke Pakistan.

Ia juga mengaku akan menolak opsi perpanjangan gencatan senjata jika diminta.

"Saya tidak ingin melakukan itu (perpanjangan masa gencatan senjata). Kita tidak punya banyak waktu," tegas Trump saat itu.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung