Berita, Nasional

Kepergok Kongkalingkong Dengan Oligarki, Listyo Sigit Langsung Dicopot!? Said Didu Bongkar Isi Pertemuannya dengan Prabowo

Repelita.net

12 October 2026 00:10 WIB • 102 view

Kepergok Kongkalingkong Dengan Oligarki, Listyo Sigit Langsung Dicopot!? Said Didu Bongkar Isi Pertemuannya dengan Prabowo
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah rekaman video wawancara yang diunggah oleh kanal YouTube Indonesia Speaks menampilkan perbincangan mendalam antara Akbar Faizal dengan Muhammad Said Didu mengenai isi pertemuan khusus bersama Presiden Prabowo Subianto.

Dalam tayangan di kanal YouTube Indonesia Speaks tersebut, diulas mengenai isu spekulatif yang mempertanyakan apakah Kapolri Listyo Sigit Prabowo kepergok kongkalingkong dengan oligarki hingga langsung dicopot.

ADVERTISEMENT

Namun berdasarkan klarifikasi Muhammad Said Didu di kanal YouTube Indonesia Speaks, wacana tersebut merupakan bagian dari dinamika pembahasan terkait tuntutan reformasi Polri di tengah masyarakat sipil.

Muhammad Said Didu menjelaskan dalam kanal YouTube Indonesia Speaks bahwa kepala negara membahas secara detail tentang rencana masa depan Polri demi penyelesaian institusi secara tuntas.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan di hadapan narasumber kanal YouTube Indonesia Speaks bahwa dirinya tidak ingin mengambil langkah perbaikan institusi hukum yang bersifat parsial atau sekadar tambal sulam.

Menurut pandangan Muhammad Said Didu di kanal YouTube Indonesia Speaks, isu pergantian Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang ramai didesak rakyat tidak diselesaikan lewat pergantian figur semata.

Kepala negara secara terbuka menyatakan kepada narasumber kanal YouTube Indonesia Speaks bahwa dirinya tidak memiliki kendala utang budi, titipan politik, maupun komitmen balas jasa untuk mempertahankan jabatan.

Murni untuk pembenahan total, presiden bahkan sempat mempertanyakan kepada komite terkait apakah posisi kepolisian sebaiknya diletakkan di bawah menteri atau langsung di bawah presiden.

Di sisi lain, tayangan kanal YouTube Indonesia Speaks mengungkap presentasi detail presiden mengenai data perampokan aset negara oleh oligarki pengusaha yang merugikan kedaulatan ekonomi rakyat.

Muhammad Said Didu memaparkan di kanal YouTube Indonesia Speaks bahwa presiden mengantongi seluruh angka kebocoran anggaran bumn senilai 20 miliar dolar serta aktivitas under-invoicing ekspor-impor yang mencapai 1,2 triliun dolar.

Di akhir tayangan kanal YouTube Indonesia Speaks, Muhammad Said Didu menegaskan komitmennya untuk tetap berada di luar kekuasaan agar bisa terus mengawal kebijakan secara objektif bersama masyarakat sipil.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung