Berita, Nasional

Kepala BGN Murka Pencopotan Kareg Sumut Lambat, Tegaskan Tak Boleh Ada Pembiaran

Repelita.net

03 September 2026 15:22 WIB • 412 view

Kepala BGN Murka Pencopotan Kareg Sumut Lambat, Tegaskan Tak Boleh Ada Pembiaran
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pucuk pimpinan lembaga pengelola gizi nasional meluapkan amarah besar menyikapi kelambanan birokrasi dalam eksekusi pemecatan pejabat tingkat regional wilayah Sumatera Utara.

Proses pembebasan tugas pejabat yang bersangkutan dinilai berjalan terlalu bertele-tele kendati instruksi penegasan serta evaluasi mendalam sudah lama dirumuskan.

ADVERTISEMENT

Ungkapan kekesalan tersebut terekam secara jelas dalam rekaman video yang disebarluaskan oleh akun media sosial @Don Muzakir pada Selasa 1 September 2026.

Nada suara bernada tinggi langsung dilontarkan guna mempertanyakan kinerja tim khusus yang ditugaskan menyelesaikan penindakan disiplin di lapangan.

Lama kali.Mana tim saya?Semenjak pergi ke mari, masa tidak selesai-selesai mencopotnya

Langkah penindakan tegas ini diambil menyusul rentetan insiden keracunan massal program makanan bergizi yang menimpa ratusan pelajar sekolah dasar di daerah Karo beberapa waktu lalu.

Kelalaian fatal dalam penanganan bahan baku makanan disinyalir menjadi pemicu utama timbulnya malapetaka yang membahayakan keselamatan jiwa anak-anak.

Pimpinan instansi menegaskan bahwa segala bentuk penundaan eksekusi administratif tidak bisa ditoleransi karena menyangkut marwah pelayanan publik serta pertanggungjawaban hukum.

Sikap tegas tanpa kompromi dipastikan menjadi pegangan utama lembaganya untuk membersihkan unsur internal dari berbagai bentuk pembiaran operasional.

Komitmen penuntasan kasus hingga jalur hukum pidana juga terus dikawal ketat agar kejadian serupa tidak kembali berulang di kemudian hari.

Ini nyawa seseorang.Kami akan selesaikan masalah ini dan menyerahkan hasil investigasi kepada aparat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung