Berita, Peristiwa

Keluarga Filep Karma Kecam Aksi Vandalisme Penimpaan Cat di Batu Nisan Makam Almarhum di Waena

Repelita.net

24 October 2026 22:30 WIB • 73 view

Keluarga Filep Karma Kecam Aksi Vandalisme Penimpaan Cat di Batu Nisan Makam Almarhum di Waena
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Insiden perusakan wilayah pemakaman pribadi milik keluarga salah seorang tokoh penggerak kemandirian Papua memicu kemarahan mendalam akibat adanya aksi pencoretan tanpa izin.

ADVERTISEMENT

Aksi pengrusakan fasilitas makam yang berlokasi di kawasan Tempat Pemakaman Expo Waena Jayapura tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal dua puluh empat Oktober tahun dua ribu dua puluh enam.

Pihak keluarga mendapati hiasan simbol adat khusus yang terukir di atas batu nisan almarhum sengaja ditutup paksa menggunakan polesan cat berwarna lain oleh oknum misterius.

Adik perempuan almarhum Pendeta Clasina Karma menyatakan protes keras serta ketidaksetujuannya atas tindakan tidak terpuji tersebut di Kompleks Pemakaman Expo Waena Sabtu dua puluh empat Oktober dua ribu dua puluh enam.

Pendeta Clasina Karma memprotes pengrusakan karya seni pribadi di makam saudaranya dengan menyatakan kami menggambar bendera Bintang Kejora karena beliau adalah West Papua Independence Activist Jadi sangat jelas benderanya adalah Bintang Kejora bukan Merah Putih Kemarin kami mendapat informasi bahwa gambar itu sudah ditimpa cat Merah Putih Ini adalah aksi vandalisme karena merusak karya yang kami buat secara pribadi di atas makam milik keluarga.

Ia juga mengecam motivasi pemaksaan kehendak sepihak yang dinilai melanggar batas kemanusiaan melalui ucapan apa maksud pelaku melakukan ini Memaksakan kehendak di tempat ini bagi kami adalah hal yang sangat aneh tidak manusiawi dan tidak menghormati privasi orang lain Secara bernegara pun ini bentuk pemaksaan kehendak terhadap masyarakat Setiap orang harus bebas menentukan pilihannya.

Anak perempuan almarhum Andrefina Javiera Karma menegaskan sikap penolakan bersama dan memilih segera mengembalikan ornamen pusara ke bentuk awal lewat ucapan kami akan cat kembali sekarang saja Karena kalau pulang saya merasa tidak tenang.

Keluarga besar meminta semua pihak menjaga ketenangan dan menghormati privasi area makam almarhum Filep Jacob Semuel Karma yang wafat pada satu November dua ribu dua puluh dua demi mencegah timbulnya kesalahpahaman. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung