Berita, Nasional

Kapolri Ungkap 98 Kasus Karhutla Korporasi Masuk Penyidikan, Sebut Ada Keterlibatan Pihak Asing

Repelita.net

19 October 2026 19:40 WIB • 110 view

Kapolri Ungkap 98 Kasus Karhutla Korporasi Masuk Penyidikan, Sebut Ada Keterlibatan Pihak Asing
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia melaporkan adanya temuan krusial mengenai keterlibatan pihak asing dalam maraknya peristiwa kebakaran hutan dan lahan berskala besar di tanah air.

ADVERTISEMENT

Langkah tegas kini tengah ditempuh aparat penegak hukum dengan meningkatkan status pemeriksaan puluhan perkara pembakaran wilayah hijau yang terindikasi melibatkan peran korporasi internasional.

Jalannya penyampaian laporan serta hasil evaluasi penindakan hukum tersebut disiarkan secara visual melalui tayangan video orisinal di kanal YouTube VIVA.

Dalam program berita tersebut, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto membeberkan pencapaian sanksi hukum formil pasca menghadiri rapat terbatas bersama pimpinan kabinet di Istana Merdeka.

"98 LP (laporan polisi) yang naik sidik terkait korporasi ke tingkat penyidikan ada 98 kasus," ujar Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto pada Senin (19/10/2026).

Pihaknya menerangkan bahwa penanganan perkara agraria ini akan memisahkan indikator operasional badan usaha asing guna menegakkan keadilan hukum secara transparan di lapangan.

"Dari 98 kasus yang didalami, ada keterlibatan pihak asing. Namun karena dalam proses penyidikan ini masih kita pilah, mana yang PMA (penanaman modal asing), mana yang bukan pihak asing. Tapi yang jelas ada keterlibatan pihak asing," jelas Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto secara mendalam.

Sebelumnya, dalam forum yang sama, perwakilan menteri koordinator mengonfirmasi adanya instruksi militer berskala masif dari kepala negara untuk melakukan operasi modifikasi cuaca di atas wilayah gambut.

"selamat sore rekan-rekan media saya didampingi oleh Panglima TNI Kapori dan KSP untuk menyampaikan hasil rapat terbatas tadi petunjuk langsung Bapak Presiden tentang ee penanganan penanggulangan Karkutla bapak Presiden menyampaikan bahwa untuk penanganan Karla ini harus betul-betul masif ya penanganannya sehingga tadi dikerahkan juga diperintahkan kepada Panglima TNI dry ice yang sekarang sudah dilakukan menggunakan pesawat kasa ini sudah diperintahkan menggunakan Hercules artinya ini sudah melakukan operasi udara untuk penanganan ee KarutL" urai pimpinan sidang kabinet.

Ia mengimbau publik agar tetap memegang kepercayaan penuh terhadap keseriusan taktis dari prajurit gabungan keamanan nasional dalam memadamkan titik api sebelum datangnya musim hujan.

"kemudian saya sampaikan juga bahwa perintah Presiden agar lebih masif kembali tentang pengerahan pasukan petugas baik TNI PORI maupun Dinas Kehutanan termasuk masyarakat ee yang dilibatkan nah ini betul-betul harus secara masif terukur dan ee dilaksanakan ee dengan segera karena memang ini sudah ee sangat mengganggu kemudian ada beberapa korporasi yang sudah ditetapkan ee sebagai tersangka yang sekarang juga dalam pendidikan nanti ee Bapak Kapori akan ee secara langsung untuk menyampaikan" sambungnya.

Pihak otoritas keamanan berjanji akan segera merilis daftar nama pemegang saham serta jajaran direksi dari tujuh perusahaan asing tetangga yang terbukti melakukan pelanggaran hukum lingkungan ini.

"penyidik masih dalam upaya mengumpulkan alat-alat bukti ya sehingga dalam waktu yang dekat pastinya kita akan menetapkan para tersangka ya baik itu sebagai pemilik perusahaan maupun juga ee para pemegang sahamnya ya yang bertanggung jawab terhadap terhadap korporasi yang terkait dengan terjadinya Karhutla di Indonesia" pungkas Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di akhir sesi rilis resmi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung