Repelita [Jakarta] - Keputusan politik ketua umum partai politik muda yang berniat maju sebagai calon legislator pusat di wilayah basis lawan menuai perhatian luas pengamat.
Kawasan pemilihan tersebut selama ini dikenal sebagai benteng pertahanan utama kubu partai berlambang banteng yang melahirkan banyak tokoh besar.
ADVERTISEMENT
Langkah berani tersebut dipandang bukan sekadar ambisi personal semata melainkan bagian dari grand design politik nasional jangka panjang.
"Dapil V Jateng akan menjadi medan perang 'Baratayuda' politik Indonesia. Keputusan Kaesang melangkah di sana sangat heroik, tetapi juga logis secara kalkulasi politik. Kaesang diuntungkan oleh modal sosial dan politik sang ayah, Joko Widodo, yang memiliki rekam jejak panjang dari Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden dua periode," ujar Heru Subagia.
Redupnya ketegangan hukum yang sempat membayangi lingkaran dekat keluarga istana masa lalu memberikan keleluasaan bergerak bagi para aktor politik.
Kepastian yuridis tersebut membuka lebar pintu konsolidasi kekuatan guna merancang strategi pemenangan menghadapi pesta demokrasi lima tahun mendatang.
"Legalitas kepastian ini menjadi landing yang halus bagi Jokowi. Dampak hukumnya langsung berimbas pada langkah politik. Kini, Jokowi dan PSI dapat dengan bulat dan tegas menyiapkan strategi menghadapi pertarungan politik nasional pada 2029," ungkap Heru.
Fluktuasi tingkat kepuasan warga terhadap kebijakan kabinet yang berjalan turut dibaca sebagai celah masuk untuk merebut simpati publik secara masif.
"Ketika ada penurunan kepuasan publik terhadap efektivitas program pemerintah, di situ ada celah potensial yang bisa diambil oleh PSI dan jaringan Jokowi. PSI dapat memposisikan diri sebagai penyambung lidah publik untuk mengisi ruang ekspektasi masyarakat," tegas Heru.
Seluruh rangkaian taktik pergerakan tersebut mengerucut pada dua agenda besar pengamanan kekuasaan tingkat tinggi.
"Kerja politik ini sangat rapi. Di satu sisi menyiapkan Gibran untuk kepemimpinan nasional di 2029, dan di sisi lain menjadikan PSI di bawah Kaesang sebagai kekuatan politik baru yang diperhitungkan secara nasional," pungkas Heru Subagia.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok