Berita, Nasional

Jusuf Kalla Bongkar Fitnah di Balik Video Ijazah Jokowi: Saya Cuma Minta Ditunjukkan, Malah Dianggap Perlawanan

Repelita.net

18 April 2026 18:20 WIB • 1,085 view

Jusuf Kalla Bongkar Fitnah di Balik Video Ijazah Jokowi: Saya Cuma Minta Ditunjukkan, Malah Dianggap Perlawanan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Jusuf Kalla menggelar konferensi pers di kediamannya yang berada di Jalan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 18 April 2026, untuk menjelaskan duduk perkara dirinya kemudian difitnah.

Ia memaparkan secara gamblang bagaimana pidatonya dipotong-potong dan diedit sedemikian rupa hingga menimbulkan kesan yang keliru di masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

Termasuk di dalamnya adalah video fitnah yang dibuat oleh Rismon terkait tuduhan bahwa Jusuf Kalla membawa kasus ijazah palsu milik Jokowi.

Didampingi oleh Juru Bicara Husain Abdullah dan Hamid Awaluddin, JK mengawali pernyataannya dengan mengatakan bahwa serangan terhadap dirinya bermula sejak ia meminta Jokowi untuk menunjukkan ijazah aslinya.

Permintaan tersebut bukanlah bentuk permusuhan atau perlawanan terhadap Jokowi, melainkan karena JK resah melihat polemik ijazah palsu yang memicu aksi demo di mana-mana.

Menurut JK, cara paling simpel untuk menghentikan polemik yang berkepanjangan tersebut adalah Jokowi cukup menunjukkan ijazahnya secara terbuka.

Namun, hal itu justru dianggap oleh pihak Jokowi sebagai bentuk perlawanan dan serangan pribadi terhadap dirinya.

JK menegaskan netralitasnya terhadap masalah ini, dan menunjukkan bukti chat saat pihak Rismon Cs hendak membahasnya terkait isu ijazah tersebut.

Saya tolak, karena saya ingin netral, ujar JK di hadapan para wartawan yang hadir dalam konferensi pers tersebut.

JK menambahkan bahwa dirinya pernah berpasangan dengan Jokowi sebagai Presiden dan Wakil Presiden, dan kini ia sudah menjadi rakyat biasa.

Sebagai sosok yang lebih tua, JK menganggap permintaan untuk menunjukkan ijazah itu sebagai bentuk nasihat kepada Jokowi agar polemik ini segera berakhir.

Fitnah kemudian terus berlanjut ketika ceramah Ramadhan JK di Universitas Gadjah Mada (UGM) dipotong-potong lalu disebarluaskan di media sosial.

Akibat potongan video tersebut tanpa melihat versi utuhnya, JK kemudian dilaporkan oleh sekelompok mahasiswa Katolik dengan tuduhan penistaan agama.

Politisi Ferdinand Hutahaean juga sempat terpengaruh oleh potongan video yang sama, meskipun kemudian ia meminta maaf setelah melihat video secara utuh.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung