Repelita Jakarta - Seorang pembicara dalam video yang diunggah kanal YouTube Kabar_Kabur pada 1 Oktober 2026 menyampaikan analisis terkait besarnya dana yang digelontorkan mantan Presiden Joko Widodo untuk merawat jaringan relawannya.
Menurut pembicara tersebut, Jokowi adalah sosok yang secara menyeluruh mengurus para relawan hingga mereka dilantik menjadi komisaris di berbagai lembaga.
ADVERTISEMENT
Ia menyatakan, "Dia yang menormalisasi semua tim relawan kampanyenya jadi komisaris."
Pembicara menambahkan bahwa setelah menjabat presiden, Jokowi tidak membubarkan para relawan tersebut.
Padahal biasanya setelah pesta usai, panitia dan relawan langsung bubar sendiri dan pulang.
Namun Jokowi justru merawat dan memelihara mereka bahkan hingga digunakan untuk saling adu domba sesama warga.
Dalam konteks saat ini, jika Jokowi masih ingin berperan seperti raja dengan berkeliling Indonesia menyapa dan berjabat tangan dengan rakyat, itu merupakan pekerjaan berat.
Pembicara menekankan, "Itu kerja keras, tidak mudah, harus disetel panggungnya."
Segalanya harus dikondisikan agar tidak ada yang menyerang dari belakang, melempar botol air, atau melakukan aksi protes di tempat kejadian.
Lingkungan harus steril supaya tidak muncul orang yang tiba-tiba menentang dan merusak citranya.
Semua itu membutuhkan biaya besar mulai dari penguatan berita, penayangan di udara, hingga pembentukan panitia yang pura-pura berebut jabat tangan.
Pembicara menjelaskan, "Pura-pura terharu, pura-pura kangen, pura-pura Indonesia masih butuh Jokowi."
Ia menegaskan bahwa semua kegiatan tersebut menelan biaya miliaran rupiah untuk setiap kunjungan ke lokasi tertentu.
Karena semuanya tidak alami, pasti ada amplop, staple, dan kaos yang dibagikan.
Pembicara menilai Jokowi paham betul kondisi masyarakat yang masih miskin dan menghadapi persoalan kelaparan yang belum tuntas.
Ia menyebut seluruh rangkaian kegiatan ini berbiaya tinggi, namun diduga harta hasil perang Jokowi masih cukup besar sehingga tidak terkendala biaya.
Analisis tersebut disampaikan dalam video berdurasi pendek yang menarik perhatian warganet terkait sumber dana untuk mempertahankan pengaruh politik pasca menjabat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok