Repelita Jakarta - Presiden ketujuh Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, tampak mendatangi perayaan khitanan buah hati dari pemimpin Yayasan Al-Busthomi, KH Muhammad Busthomi, yang lebih dikenal luas sebagai Ustadz Ujang Busthomi.
Agenda istimewa tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 12 September tahun 2026. Kehadiran sang mantan kepala negara di lokasi langsung menyita perhatian publik yang memadati area sekitar.
ADVERTISEMENT
Setibanya di kompleks Yayasan Al-Bhustomi Padepokan Anti Galau yang berlokasi di Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Jokowi langsung menerima kalungan bunga kehormatan dari Ustaz Ujang Busthomi.
Penyambutan kedatangan tokoh nasional itu dimeriahkan oleh penampilan atraksi tabuhan drum band dari Alman Panguragan serta iringan seni budaya Paksi Naga Liman bersama Kereta Kencana pusaka milik Kraton Kanoman.
Beliau kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilometer sambil melambaikan tangan serta menyapa warga setempat guna menuju ke lokasi utama acara.
Sepanjang rute perjalanan tersebut, Jokowi menyempatkan diri untuk bersalaman langsung dengan masyarakat yang tumpah ruah hadir menyambutnya. Sambutan meriah dan histeris pun langsung diteriakkan oleh warga yang memanggil namanya secara beruntun.
Pak Jokowi, sini, Pak Jokowi, ucap warga desa.
Tidak hanya warga umum, para pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan turut memanggil nama beliau agar bersedia mampir ke lapak mereka.
Jualan apa?, tanya Jokowi.
Bakso, Pak. Mampir, Pak. Sehat terus ya, Pak Jokowi, kata seorang pedagang.
Selama mengikuti rangkaian kegiatan kemasyarakatan ini, Jokowi hadir didampingi oleh putera bungsunya yang juga memegang posisi sebagai Ketua Umum DPP PSI, yakni Kaesang Pangarep.
Selain itu, tampak pula mendampingi di lokasi acara yaitu Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, untuk bersama-sama mengikuti jalannya prosesi syukuran tersebut.
Adapun prosesi khitanan bagi anak ketujuh dari Ustaz Ujang Busthomi yang bernama Muhammad Aulian Ghayda Fattana sebenarnya telah dilangsungkan pada bulan Agustus yang lalu.
Momen pelaksanaan hari ini secara khusus merupakan rangkaian acara syukuran atas kesembuhan dan kelancaran sunatan anak sang pimpinan padepokan tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok