Berita, Nasional

Jokowi Cuma Cengengesan Saat Budi Arie Celoteh Masa Jabatan Presiden, Tere Liye Semprot Jokowi Harusnya Ditonjok

Repelita.net

27 August 2026 22:30 WIB • 437 view

Jokowi Cuma Cengengesan Saat Budi Arie Celoteh Masa Jabatan Presiden, Tere Liye Semprot Jokowi Harusnya Ditonjok
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Penulis ternama sekaligus akuntan Tere Liye kembali melayangkan kritikan tajam melalui akun media sosial pribadi miliknya.

Langkah kritis tersebut ia sampaikan guna menanggapi potongan rekaman video yang memperlihatkan mantan Presiden Joko Widodo bersama mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi saat mengulas wacana percepatan masa jabatan presiden.

ADVERTISEMENT

Sikap pasif mantan kepala negara yang terkesan hanya tertawa tanpa memberikan teguran langsung saat isu krusial itu dibahas di depannya menjadi sorotan utama sang novelis.

Menurutnya, seorang tokoh bangsa mestinya memegang teguh komitmen kenegarawanan dengan menempatkan kepentingan publik di atas agenda pribadi maupun kelompok tertentu.

"Artinya kepentingan negara di atas kepentingan pribadinya. Kok bisa dia diam saja, cengengesan, pegang kuping, minum teh, pegang pipi selama Budi Arie celoteh. Bahkan jika itu diskusi internal, itu masuk perkara bicara sembunyi-sembunyi membahas sesuatu yang sangat sensitif," tulisnya melalui akun media sosial.

Ia menilai pembiaran wacana politik sensitif tersebut berpotensi memicu kegaduhan publik yang seharusnya diredam oleh seorang tokoh kenegaraan.

Penulis novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar itu turut mengaitkan situasi ini dengan potensi benturan kepentingan yang teramat nyata.

Mengingat Gibran Rakabuming Raka menjabat sebagai Wakil Presiden, pembicaraan terkait perubahan skema suksesi kepemimpinan dinilai memberi keuntungan langsung bagi lingkaran keluarga.

"Dan adalah fakta, anak Jokowi itu wapres. Jika terjadi percepatan masa jabatan presiden, siapa yang naik? Anaknya. Dia diuntungkan. Kalian paham tidak sih? Jika Jokowi ini negarawan, maka dia yang menghentikan semua celoteh Budi Arie," tegasnya.

Di samping itu, ia menyentil sikap netizen yang justru lebih merespons video kreasi kecerdasan buatan ketimbang menangkap esensi kritik sosial yang diangkatnya.

"Saya sungguh amazing menyaksikan netizen yang ngaku-ngaku baca buku saya, eh dia tidak paham konteks ini, malah lebih marah saat nonton video AI yang saya posting. Kamu kok bisa bebal banget sih? Kamu harusnya marah sama Jokowi. Kesal banget sama negarawan yang kok bisa diam-diam mendiskusikan tentang percepatan masa jabatan presiden," kritik Tere Liye.

Menanggapi ancaman sebagian pengikut yang mengaku akan memboikot karya-karyanya, ia secara santai menegaskan tak khawatir kehilangan popularitas demi menyampaikan kebenaran.

"Mau berhenti baca buku-buku saya? Silakan. Terserah dia mau berhenti beli buku saya atau tidak," pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung