Repelita [Jakarta] - Ancaman pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh angka Rp20.000 per dolar Amerika Serikat kini menjadi sorotan tajam masyarakat.
Kekuatan solo dan oligarki disebut terus mengintai di balik gejolak ekonomi yang sedang terjadi.
ADVERTISEMENT
Mereka dituding memiliki ambisi untuk kembali berkuasa guna menjajah serta menjarah kekayaan negara.
Diskusi publik pun mulai mengarah pada pertanyaan besar mengenai dampak dari situasi tersebut.
Apa yang akan terjadi jika dolar benar-benar menyentuh Rp20.000.
Apakah situasi sulit ini nantinya bisa membuat posisi Presiden Prabowo terancam jatuh.
Pembahasan ini mencuat setelah diunggah melalui akun BANG EDY CHANNEL di platform YouTube pada Senin, 1 Juni 2026.
Merespons hal tersebut, sejumlah netizen turut menyampaikan keresahan mendalam di kolom komentar.
Salah satu netizen menuliskan: "Bagaimana dg nasib rakyat ya bang...ini sdh naik semua harga sembako...tahu tempe selama ini yg kami konsumsi sdh naik jg harganya..."
Warganet lain juga turut berkomentar: "Dengarkan kami pak presiden, betul kami tdk menggunakan dolar saat membeli sembako, tp dampak dari kenaikan dolar harga pada naik semua...😭😭😭😭"
Pengamat menilai kebijakan Presiden Prabowo yang berupaya memerangi oligarki justru semakin memperbesar perlawanan balik dari kelompok kepentingan tersebut.
Tekanan ekonomi yang muncul berpotensi memicu instabilitas di berbagai sektor yang lebih luas.
Situasi ini kini menjadi ujian berat bagi pemerintahan Prabowo di tengah gempuran nilai tukar rupiah yang terus melemah. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok