Repelita [Jakarta] - Petinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran, Brigadir Jenderal Yadollah Javani, melontarkan sindiran tajam terkait posisi Amerika Serikat yang dianggapnya sedang mengalami kemunduran strategis.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (30/5/2026), di mana Jenderal Javani mengklaim Teheran berhasil memenangkan konfrontasi melawan Amerika Serikat dan Israel secara mutlak.
ADVERTISEMENT
Pihak IRGC menyoroti kegagalan musuh yang sebelumnya yakin mampu melumpuhkan Iran dalam waktu singkat, termasuk upaya untuk merusak infrastruktur nuklir nasional mereka.
Javani menyebut bahwa segala skenario destabilisasi itu berujung kegagalan berkat solidaritas rakyat serta kesiapan matang dari aparat militer dalam menghadapi tekanan luar.
Dampaknya, dia meyakini bahwa daya tawar diplomasi Iran kini jauh lebih dominan dalam berbagai forum negosiasi internasional yang tengah berjalan.
Selain itu, Iran juga dilaporkan terus memperketat pengamanan di jalur maritim Selat Hormuz guna menjaga keamanan kepentingan nasional mereka.
Mengakhiri pernyataannya, Jenderal Javani memberi peringatan bahwa militer Iran tetap dalam posisi siaga penuh.
Mereka menyatakan kesiapan untuk melancarkan serangan balasan yang lebih destruktif apabila terdapat provokasi yang memicu pecahnya konflik baru. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok