Berita, Sport

Italia Tolak Keras Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Sebut Memalukan

Repelita.net

24 April 2026 17:47 WIB • 1,094 view

Italia Tolak Keras Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Sebut Memalukan
Foto: Istimewa

Repelita Roma - Otoritas olahraga Italia dengan tegas menolak gagasan bahwa negara mereka bisa menggantikan posisi Iran di Piala Dunia 2026.

Penolakan ini muncul setelah seorang pejabat pemerintahan Trump melontarkan usulan kontroversial tersebut dalam diskusi dengan Presiden AS Donald Trump dan pimpinan FIFA.

ADVERTISEMENT

Italia yang merupakan juara Piala Dunia empat kali namun gagal lolos ke edisi 2026 menegaskan bahwa mereka tidak mendukung usulan semacam itu.

Kontroversi ini bermula ketika utusan khusus AS untuk kemitraan global, Paolo Zampolli, mengangkat gagasan tersebut dalam percakapan dengan Trump dan presiden FIFA Gianni Infantino.

Zampolli kemudian mengatakan kepada Associated Press bahwa usulannya bukan bersifat politis, melainkan sebagai rencana darurat jika Iran tidak bisa berpartisipasi pada menit terakhir.

“Saya bermimpi,” katanya, seraya menambahkan bahwa ide tersebut ditujukan untuk rakyat Italia dan komunitas Amerika-Italia.

Ia juga berpendapat bahwa kesuksesan bersejarah Italia di turnamen sepak bola dunia, termasuk empat gelar juara, akan membenarkan partisipasinya.

Namun para pejabat Italia dengan cepat dan tegas menolak usulan tersebut mentah-mentah.

Menteri Olahraga Andrea Abodi mengatakan ide itu “tidak mungkin” dan “bukan ide yang bagus,” seraya menolak gagasan penggantian politik dalam kualifikasi olahraga.

Luciano Buonfiglio, presiden Komite Olimpiade Italia, menyatakan bahwa usulan tersebut merusak integritas olahraga.

“Saya akan merasa tersinggung,” katanya dengan tegas.

“Anda harus layak (lolos karena kualifikasi, bukan karena politik) untuk pergi ke Piala Dunia,” sambungnya menekankan prinsip fair play.

Menteri Keuangan Italia Giancarlo Giorgetti melangkah lebih jauh dengan menggambarkan usulan tersebut sebagai sesuatu yang “memalukan.”

Sementara itu, Iran sendiri belum menarik diri dari turnamen dan terus melakukan persiapan untuk kompetisi yang dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat pada bulan Juni.

Pertandingan Iran dijadwalkan akan digelar di dekat kota Los Angeles dan Seattle.

Badan pengatur sepak bola dunia FIFA telah menyatakan bahwa semua pertandingan babak penyisihan grup akan berlangsung sesuai rencana.

Keputusan ini diambil meskipun ada ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat.

FIFA juga menegaskan kembali bahwa aturan kualifikasi tetap tidak berubah dan tim akan berkompetisi berdasarkan prestasi olahraga, bukan karena intervensi politik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung