Berita, Timur Tengah

Israel Tetap Menjadi 'Sasaran Empuk' bagi Iran-Lebanon, Maariv: Israel Terjebak di Front Perlawanan

Repelita.net

15 June 2026 22:32 WIB • 681 view

Israel Tetap Menjadi 'Sasaran Empuk' bagi Iran-Lebanon, Maariv: Israel Terjebak di Front Perlawanan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Posisi politik Israel saat ini dinilai kian terpojok di tengah memanasnya dinamika konflik regional yang melibatkan Iran dan Lebanon.

Komentator dari Maariv, Avi Ashkenazi, menyebut bahwa kepemimpinan Israel saat ini tidak memiliki strategi yang jelas dalam menghadapi tekanan tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam laporannya pada 15 Juni 2026, Ashkenazi menyatakan bahwa Israel kini hanya berfungsi sebagai operator di lapangan dalam konfrontasi yang lebih besar.

Menurutnya, Iran kini telah menunjukkan dominasi kekuatan di zona perang dan memegang kendali atas apa yang akan terjadi ke depan.

Ashkenazi menuliskan pandangannya sebagai berikut:

"Iran sekali lagi membuktikan bahwa mereka adalah yang terkuat di arena ini. Mereka akan menentukan apa yang terjadi, dan yang disesalkan Israel, sekali lagi jajaran politik Israel menjadi semacam sasaran empuk Iran dan Donald Trump."

Serangan udara Israel ke Beirut pada Minggu, 14 Juni 2026, yang menghancurkan sebuah bangunan apartemen, dinilai tidak mengubah peta kekuatan regional.

Situasi ini semakin rumit karena adanya perbedaan pandangan dalam politik Amerika Serikat mengenai keterlibatan mereka dalam perang di kawasan tersebut.

Kondisi geopolitik yang berubah drastis ini dinilai telah membatasi manuver strategis Israel di berbagai front perlawanan.

Kini, Israel menghadapi ancaman ketidakpastian yang meningkat di Lebanon, Gaza, hingga Yaman, yang berpotensi memicu krisis keamanan baru.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung