Berita, Internasional

Israel Kecam Keras Presiden Korsel Lee Jae Myung Usai Unggah Video Dugaan Kekerasan Tentara Zionis

Repelita.net

11 April 2026 23:20 WIB • 1,169 view

Israel Kecam Keras Presiden Korsel Lee Jae Myung Usai Unggah Video Dugaan Kekerasan Tentara Zionis
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pemerintah Israel mengecam keras unggahan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung yang membagikan video terkait dugaan kekerasan tentara Israel terhadap seorang anak Palestina yang kemudian disebut dilempar dari atap bangunan.

Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan bahwa unggahan tersebut tidak dapat diterima dan layak mendapat kecaman, karena dinilai memuat informasi yang tidak sesuai dengan hasil penyelidikan resmi.

ADVERTISEMENT

Pihak Israel menyebut video yang dibagikan tersebut berasal dari sumber lama yang telah ditelusuri sebelumnya dan diklaim sebagai insiden pada tahun 2024 yang sudah melalui proses investigasi.

Dalam pernyataannya, Kemlu Israel menegaskan bahwa akun pertama yang menyebarkan video itu merupakan akun palsu yang kembali menghidupkan narasi lama dan dianggap menyesatkan publik.

“Pernyataan oleh Presiden Korea, Lee Jae Myun, tidak dapat diterima dan pantas dikecam keras,” bunyi pernyataan Kemlu Israel.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung sendiri dalam unggahannya di platform X menyebut video tersebut menunjukkan dugaan tentara Israel menyiksa seorang anak Palestina sebelum melemparkannya dari atap bangunan.

Ia juga menekankan perlunya memastikan keaslian video tersebut serta meminta tindakan tegas apabila kejadian itu terbukti benar.

Lee turut mengaitkan peristiwa tersebut dengan isu pelanggaran HAM lain di masa lalu, termasuk sejarah kekerasan pada era penjajahan Jepang di Semenanjung Korea.

Video yang dimaksud sebelumnya diunggah oleh akun Jvnior dengan klaim bahwa tentara Israel melakukan tindakan kekerasan terhadap anak Palestina, yang kemudian memicu kontroversi luas di media sosial.

Lee juga menyebut bahwa insiden tersebut terjadi pada September 2024 dan menyinggung adanya reaksi dari Gedung Putih yang disebut menggambarkan peristiwa itu sebagai hal yang “mengganggu”.

Sementara itu, pihak Israel menegaskan bahwa kasus tersebut telah diselidiki dan telah diambil tindakan sesuai prosedur yang berlaku.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung