Berita, Timur Tengah

Iran Tolak Gencatan Senjata AS, Ajukan 14 Syarat Berat ke AS: Dari Cabut Blokade hingga Kompensasi Perang

Repelita.net

03 May 2026 18:08 WIB • 830 view

Iran Tolak Gencatan Senjata AS,   Ajukan 14 Syarat Berat ke AS: Dari Cabut Blokade hingga Kompensasi Perang
Foto: Istimewa

 Repelita Tehran - Pemerintah Republik Islam Iran menolak mentah-mentah tawaran gencatan senjata selama dua bulan yang diajukan oleh Amerika Serikat dalam negosiasi di Islamabad, Pakistan.

Teheran justru membalas usulan delapan poin dari Washington dengan 14 poin syarat yang lebih komprehensif dan tegas sehingga membuat proses diplomasi semakin mandek.

ADVERTISEMENT

Berikut adalah 14 tuntutan lengkap Iran kepada Amerika Serikat sebagaimana dilansir Tasnim News Agency pada awal Mei 2026:

1. Memastikan secara tertulis bahwa tidak akan ada agresi militer lebih lanjut dari pihak Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Iran.

2. Menarik seluruh pasukan militer Amerika Serikat dari perbatasan Iran secara seketika dan tanpa syarat.

3. Mencabut blokade laut secara total dan permanen di kawasan Selat Hormuz.

4. Membebaskan seluruh aset Iran yang selama ini diblokir oleh Amerika Serikat di berbagai bank internasional.

5. Membayar kompensasi perang atas kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan oleh serangan militer AS.

6. Mencabut seluruh sanksi ekonomi yang selama ini membelenggu perekonomian Iran.

7. Mengakhiri perang di semua front termasuk di Lebanon dan Gaza.

8. Membentuk mekanisme internasional baru untuk mengawal keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

9. Mengakui secara resmi atas kerusakan infrastruktur Iran yang diperkirakan mencapai 500 miliar dolar AS sejak konflik pecah pada 28 Februari 2026.

10. Memberikan jaminan keamanan permanen dari Dewan Keamanan PBB atas kedaulatan Iran.

11. Melakukan pengawasan independen yang adil atas fasilitas nuklir Iran tanpa tekanan politik.

12. Menghentikan dukungan Amerika Serikat terhadap kelompok oposisi Iran yang bertujuan menjatuhkan pemerintah.

13. Berkomitmen untuk tidak campur tangan dalam urusan dalam negeri Iran dalam bentuk apapun.

14. Membuka akses Iran ke sistem keuangan global tanpa diskriminasi serta mengakui hak Iran atas teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Sebelumnya Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Trump menawarkan gencatan senjata dua bulan sebagai jembatan menuju perjanjian nuklir baru yang lebih ketat.

Namun Iran menolak keras tawaran tersebut karena delegasi mereka menilai usulan Amerika hanya jebakan untuk melegitimasi blokade laut yang berlangsung.

Laporan eksklusif CNN membocorkan bahwa negosiasi ronde ketiga di Islamabad gagal total setelah delegasi Iran melakukan walkout.

Delegasi Iran meninggalkan meja perundingan setelah Amerika menolak untuk membahas masalah kompensasi dan pencabutan sanksi secara serius.

"Kami tidak akan pernah bernegosiasi di bawah ancaman senjata dan tekanan militer," kata seorang sumber yang dekat dengan tim perunding Iran.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengulangi bahwa pelanggaran gencatan senjata sebelumnya telah menghancurkan sisa kepercayaan terhadap Amerika Serikat.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dalam pidatonya menegaskan bahwa kebangkitan bangsa Iran tidak akan surut oleh tekanan asing.

Data Badan Energi Atom Internasional mencatat stok uranium yang diperkaya Iran telah mencapai 6.500 kilogram.

Dampak ekonomi dari konflik ini sangat brutal dengan produk domestik bruto Iran mengalami kontraksi 13 persen pada kuartal kedua tahun 2026.

Di sisi lain Amerika Serikat juga menghadapi inflasi sebesar 5,1 persen yang semakin membebani masyarakat kelas menengah.

Polling terbaru dari Gallup menunjukkan 61 persen rakyat Amerika menolak kelanjutan kebijakan blokade terhadap Iran.

Tingkat persetujuan terhadap kinerja Trump turun hingga 40 persen yang merupakan angka terendah sejak Januari tahun yang sama.

Uni Eropa mengambil inisiatif mediasi dengan mengusulkan pembentukan forum perdamaian di Jenewa pada akhir bulan ini.

Rusia memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang pro terhadap Amerika Serikat sementara China mengirim utusan khusus ke Teheran.

Trump memposting di Truth Social bahwa Iran harus serius dengan proposal Amerika atau menghadapi blokade permanen.

Khamenei merespons dengan tegas bahwa seluruh identitas Iran baik spiritual, ilmu pengetahuan, industri, hingga teknologi nuklir akan dijaga mati-matian.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung