Berita, Timur Tengah

Iran Terima Pakistan Jadi Mediator Damai dengan AS Karena Itikad Baik dan Langkah Nyata Sharif

Repelita.net

11 April 2026 21:38 WIB • 944 view

Iran Terima Pakistan Jadi Mediator Damai dengan AS Karena Itikad Baik dan Langkah Nyata Sharif
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Iran menjelaskan alasan menerima Pakistan sebagai mediator dalam negosiasi damai dengan Amerika Serikat karena menilai Islamabad menunjukkan itikad baik serta langkah nyata mendorong gencatan senjata.

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyampaikan hal itu usai peluncuran buku peringatan mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Boroujerdi, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif telah melakukan berbagai upaya diplomatik untuk meredakan konflik di kawasan Teluk.

Ia menyebut Sharif secara intensif berkomunikasi dengan pihak Iran dan meyakinkan Teheran agar menghentikan serangan serta kembali ke meja perundingan.

Pada saat bersamaan, pemerintah Pakistan juga berdialog dengan pihak Amerika Serikat guna mendorong tercapainya negosiasi dengan Iran.

Selain itu, Pakistan turut menawarkan diri menjadi tuan rumah pembicaraan damai antara kedua negara.

Boroujerdi mengatakan Pakistan berupaya meyakinkan semua pihak agar proses negosiasi dilakukan di Islamabad.

Atas dasar itu, Iran akhirnya menerima Pakistan sebagai penengah meski ada sejumlah negara dan tokoh dunia lain yang juga menawarkan diri menjadi mediator.

Delegasi Amerika Serikat dan Iran diketahui memulai pembicaraan langsung di Islamabad pada Sabtu untuk mengupayakan gencatan senjata permanen.

Perundingan tersebut berlangsung setelah Pakistan membantu mendorong tercapainya gencatan senjata dua pekan antara Washington dan Teheran.

Pertemuan digelar di lokasi militer dengan pengamanan ketat dan disebut berpotensi berlangsung lebih dari satu hari.

Delegasi Iran diisi sejumlah pejabat tinggi, sementara pihak Amerika Serikat dipimpin jajaran penting pemerintahan untuk membahas peluang perdamaian jangka panjang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung