Berita, Timur Tengah

Iran Ancam Tutup Laut Merah jika AS Blokade Selat Hormuz

Repelita.net

17 April 2026 12:09 WIB • 875 view

Iran Ancam Tutup Laut Merah jika AS Blokade Selat Hormuz
Foto: Istimewa

Repelita Teheran - Komandan markas militer tertinggi Iran, Ali Abdollahi, memperingatkan bahwa negaranya akan menutup jalur perdagangan di Laut Merah jika Amerika Serikat terus melanjutkan blokade maritim di Selat Hormuz.

Pernyataan tegas itu disampaikan Abdollahi dalam pidato televisi pada Rabu (15/4) seraya menegaskan bahwa tindakan Washington merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata yang sedang berlangsung.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut blokade AS sebagai tindakan ilegal yang menciptakan ketidakamanan bagi kapal-kapal dagang dan tanker minyak Iran, sehingga akan direspons dengan langkah serupa.

"Angkatan Bersenjata Iran yang kuat tidak akan mengizinkan ekspor atau impor apa pun terus berlanjut di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah," ujar Abdollahi seperti dilaporkan oleh Tasnim News Agency.

Peringatan ini muncul setelah AS memberlakukan blokade total terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran menyusul kegagalan putaran negosiasi perdamaian di Islamabad, Pakistan, akhir pekan lalu.

Komando Pusat AS mengklaim telah sepenuhnya menghentikan seluruh aktivitas perdagangan ekonomi keluar-masuk Iran melalui jalur laut.

Namun, kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan bahwa pengiriman barang dari selatan Iran masih terus berlangsung meskipun di bawah tekanan blokade.

Abdollahi menekankan bahwa Iran akan bertindak tegas untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan kepentingannya di kawasan.

Laut Merah sendiri merupakan jalur perdagangan global yang vital, menangani lebih dari 10 hingga 15 persen perdagangan internasional dan 30 persen lalu lintas peti kemas dunia.

Jika ancaman ini direalisasikan, dampaknya akan sangat terasa pada rantai pasok energi global mengingat jalur tersebut menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika melalui Terusan Suez.

Di tengah ketegangan yang meningkat, delegasi Pakistan yang dipimpin oleh Kepala Angkatan Darat Asim Munir tiba di Teheran untuk menyampaikan pesan baru dari Washington.

Upaya diplomatik ini merupakan bagian dari upaya menjajaki kemungkinan putaran kedua negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung