Repelita [Jakarta] - Markas pusat lembaga ketahanan pangan nasional di kawasan Menteng menjadi sasaran gelombang protes keras dari barisan mitra modal daerah.
Perwakilan penanam modal yang mendanai proyek pembangunan infrastruktur fasilitas pengolahan pangan mendatangi lokasi guna menuntut kepastian pengembalian dana operasional.
ADVERTISEMENT
Kebijakan moratorium sepihak terhadap perluasan jaringan unit masak dinilai merugikan karena mengakibatkan aset bangunan yang telah rampung menjadi terbengkalai.
“Selama 7 bulan, kawan-kawan dari daerah membuat dapur seharga miliaran. Sampai detik ini, tidak ada kejelasan! Kami butuh negara hadir!” ujarnya dengan nada emosional di tengah barikade hidup petugas keamanan.
Ketidakpastian regulasi yang berlarut-larut memicu eskalasi ketegangan di pintu masuk gerbang utama sewaktu perwakilan massa mencoba menembus barisan penjagaan.
Para pelaku usaha daerah mendesak adanya langkah konkret dari pemegang otoritas tertinggi kementerian demi menyelamatkan iklim kemitraan investasi logistik nasional.
“Kami butuh negara hadir! Kami tidak butuh kamu!” tegasnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok