Repelita [Washington DC] - Penilaian intelijen terbaru menunjukkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin melihat Amerika Serikat berada dalam posisi yang lebih lemah akibat konflik perang dengan Iran.
Kondisi tersebut dinilai oleh pihak Kremlin sebagai celah untuk meningkatkan tekanan politik dan militer terhadap kepentingan Amerika Serikat serta negara-negara sekutunya di Eropa.
ADVERTISEMENT
Dua sumber intelijen yang mengetahui isu tersebut mengonfirmasi bahwa dinamika perang di kawasan Middle East berpotensi mengubah lanskap geopolitik global secara signifikan.
Informasi mengenai laporan intelijen tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @nandxnandza berdasarkan pemberitaan media internasional.
Unggahan mengenai pelemahan posisi AS tersebut mendadak viral di media sosial dan ditonton lebih dari belasan ribu kali oleh pengguna internet.
Sejumlah pengguna media sosial memberikan beragam komentar terkait situasi krisis keamanan dan stabilitas global tersebut.
Akun @mirfanj95 dan akun @aceng.muchlis.71 menyuarakan pandangan agar pihak-pihak lawan memanfaatkan momen pelemahan ini untuk mengambil langkah penyerangan.
Sementara itu, akun @sumargojohanes menilai durasi perang dapat dipercepat apabila negara seperti India tidak mengizinkan pengiriman logistik untuk kapal perang AS yang melakukan blokade.
Akun @bilemkuyat berpandangan bahwa situasi saat ini merupakan momentum terbaik bagi negara-negara dunia untuk bersatu menghentikan dominasi pengaruh AS di tingkat global. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads