Berita, Timur Tengah

Intel AS Peringatkan Konflik Iran Bisa Meluas, China dan Rusia Dikabarkan Diduga Bantu Pasok Radar serta Bagikan Intelijen

Repelita.net

18 April 2026 12:32 WIB • 1,107 view

Intel AS Peringatkan Konflik Iran Bisa Meluas, China dan Rusia Dikabarkan Diduga Bantu Pasok Radar serta Bagikan Intelijen
Foto: Istimewa

Repelita Washington DC - Beberapa hari setelah perang AS dan Israel terhadap Iran meletus, intelijen Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa konflik tersebut bisa meluas secara signifikan.

Peringatan itu muncul setelah adanya indikasi kuat bahwa Tiongkok dan Rusia mulai memberikan bantuan kepada Iran, sebagaimana dilaporkan pada Kamis, 16 April 2026.

ADVERTISEMENT

Para analis di Badan Intelijen Pertahanan Departemen Pertahanan AS saat itu menilai bahwa China sedang mempertimbangkan untuk memasok sistem radar canggih ke Tehran.

Sejumlah pejabat AS mengatakan sistem tersebut mencakup teknologi radar pita X yang dapat meningkatkan kemampuan Iran dalam mendeteksi drone dan rudal jelajah yang terbang rendah.

Teknologi itu juga akan memperkuat pertahanan udara Iran terhadap serangan canggih dari musuh-musuhnya di kawasan.

Belum dapat dipastikan apakah pengiriman peralatan militer tersebut telah benar-benar terjadi atau masih dalam tahap perencanaan.

Namun penilaian dari intelijen AS ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik bisa melibatkan kekuatan besar melalui dukungan militer tidak langsung.

Para pejabat AS juga mengungkapkan bahwa Rusia telah berbagi informasi intelijen mengenai posisi militer Amerika Serikat yang tersebar di Timur Tengah.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang kemudian memicu serangan balasan dari Tehran dan meningkatkan ketegangan regional secara drastis.

Hingga saat ini, upaya untuk menstabilkan situasi dan mencapai gencatan senjata permanen dikabarkan masih terus berlangsung di belakang layar.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung