Berita, Nasional

[HEBOH] Sempat Viral Karena Olok Pedagang Es Teh Gus Miftah Kini Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Tanfidziyah PBNU

Repelita.net

13 October 2026 19:55 WIB • 102 view

[HEBOH] Sempat Viral Karena Olok Pedagang Es Teh Gus Miftah Kini Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Tanfidziyah PBNU
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Tokoh pendakwah KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah kini resmi ditunjuk masuk ke dalam struktur kepengurusan tingkat pusat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

ADVERTISEMENT

Sosok pimpinan pondok pesantren tersebut diamanahkan untuk mengemban tanggung jawab baru sebagai salah satu Ketua di jajaran Tanfidziyah PBNU untuk masa khidmah periode 2026-2031.

Pengumuman mengenai komposisi baru di tubuh organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini disampaikan secara langsung melalui siaran resmi di Jakarta pada Rabu malam, 30 September 2026.

Pernyataan kepengurusan pasca Muktamar ke-35 NU tersebut dibacakan oleh Katib Aam PBNU Prof. Mohammad Nuh bersama Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

Keputusan penunjukan ini menarik atensi publik mengingat figur publik tersebut sempat tersandung dinamika kontroversi sosial pada penghujung tahun 2024 silam.

Kejadian bermula saat video interaksinya dalam acara pengajian umum di wilayah Lapangan Drh Soepardi, Magelang, pada Rabu, 20 November 2024, mendadak viral di berbagai platform media sosial.

Kala itu, dia melontarkan kalimat candaan bernada sarkasme serta dinilai merendahkan martabat seorang pedagang minuman keliling bernama Sun Haji yang tengah menjajakan dagangannya.

Sikap di atas panggung tersebut spontan memicu gelombang kritik tajam serta respons negatif dari para warganet karena dianggap tidak mencerminkan keteladanan seorang ulama.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, pendakwah berambut panjang itu kemudian mendatangi rumah Sun Haji di Dusun Gesari pada 4 Desember 2024 untuk meminta maaf secara kekeluargaan.

Langkah preventif berlanjut pada Jumat, 6 Sisember 2024, di mana dirinya secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari posisi Utusan Khusus Presiden demi meredakan gejolak di masyarakat.

Kini, legitimasi penunjukannya di jajaran teras Tanfidziyah PBNU telah berkekuatan hukum tetap pasca ditandatanganinya Surat Keputusan tentang Pengesahan Komposisi dan Personalia PBNU yang baru.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung