Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Prabowo Soroti Ambisi Nuklir Timur Tengah Dan Singgung Senjata Iran, Netizen Kritik Gaya Pidato Hingga Bikin Operator Panik

Repelita.net

01 August 2026 23:33 WIB • 2,357 view

[HEBOH] Prabowo Soroti Ambisi Nuklir Timur Tengah Dan Singgung Senjata Iran, Netizen Kritik Gaya Pidato  Hingga Bikin Operator Panik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sejumlah warganet menyoroti gaya bicara Presiden dalam pidato terbaru yang dinilai terlalu bebas dan tidak fokus.

Reaksi tersebut muncul di platform X pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

Banyak akun menyampaikan pandangan bahwa isi pernyataan cenderung melenceng dari tema utama.

Salah satu unggahan dari akun @venuss004 menyebutkan, Operator di sana udah ketar ketir ngeliat presiden senang asbun gini.

Pernyataan itu mendapat perhatian karena menggambarkan suasana di balik layar siaran langsung.

Akun @Kabuds_ juga turut bersuara dengan mengatakan, Jangankan dengerin Rakyat, dengerin Penasihatnya suruh full text biar aman aja masih bebal.

Komentar tersebut menyoroti pentingnya naskah yang lebih terstruktur.

Pengguna @AwaluddinI10124 menggambarkan suasana pidato seperti percakapan santai di warung.

Ia menulis, Halu...kyk obrolan di tongkrongan bapak² yg hobi maen uka-uka, ngebahas pedang giok jepang, bambu petuk, rantai babi sampai tongkat dan harta bung karno..ada yg pernah ngalamin ugaa ??

Uraian itu mencerminkan kesan ramai namun kurang terarah menurut sebagian pihak.

Akun @komitmennn menambahkan, Yang nonton didepan gaada yg punya ide gini? Aku klo didepan langsung tak pancal lambene iku.

Tanggapan ini menunjukkan rasa heran terhadap alur pembicaraan yang berlangsung.

Sementara itu, @monsterkaraoke_ mengungkapkan, Bahaya banget jir, ni orang ada aja gebrakannya tiap pidato.

Pernyataan tersebut menyoroti pola yang berulang dalam setiap kesempatan berbicara di depan publik.

Akun @soulofdaisie menggambarkan situasi di ruang kontrol siaran dengan nada humor.

Ia menulis, NGAKAAAAKKKK YA ALLAAAAH. NGEBAYANGIN YANG NGURUSIN SIARAN BE LIKE, "MONITOR MONITOR. MULAI PLENGER MONITOR. TURUNIN IKLAN MONITOR."

Gambaran itu menggambarkan ketegangan yang dirasakan petugas teknis saat acara berlangsung.

Pengguna @AgidSatriy78631 membandingkan gaya bicara tersebut dengan obrolan warga biasa di daerah.

Ia menyatakan, Didaerah lu pasti ada bapak2 macam Prabowo gini,lagi nongkrong asek2 sama temen tiba datang dan ngobrol ngalor ngidul,kita mau pergi gak enak,mau lanjutin bercanda gak enak,cuman iya2 aja sambil ketawa palsu.

Perbandingan itu memperkuat kesan informal yang ditangkap sebagian netizen.

Akun @panicthisorder mempertanyakan proses penyusunan materi pidato.

Ia menulis, Yang buat naskah pidato prabowo siapa sih ??!!!!

Pertanyaan tersebut muncul di tengah banyaknya komentar serupa.

Sementara @rebel1096 menyampaikan kritik lebih tajam dengan mengatakan, saking gobloknya nih si gemoy anak anjing, sampe-sampe salah satu cara nyebokin congornya yang asbun itu adalah langsung bikin mic nya mati sama langsung iklan pas dia live dong...

Ungkapan itu mencerminkan tingkat ketidakpuasan yang cukup tinggi di kalangan sebagian pengguna.

Berbagai tanggapan tersebut tersebar luas dan memicu diskusi panjang di linimasa.

Sebagian warganet menilai gaya komunikasi pemimpin negara seharusnya lebih ringkas dan terukur.

Mereka berharap pidato ke depan dapat menyampaikan pesan utama tanpa terlalu banyak penyimpangan.

Situasi ini menjadi bahan perbincangan publik yang terus berkembang hingga hari ini.

Reaksi netizen menunjukkan perhatian tinggi terhadap cara penyampaian kebijakan di forum resmi.

Beberapa pihak mengingatkan pentingnya menjaga citra institusi melalui komunikasi yang lebih tertata.

Diskusi di media sosial ini menjadi cerminan bagaimana masyarakat merespons penampilan pejabat tinggi.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi terkait sejumlah komentar yang beredar.

Masyarakat terus memantau perkembangan terkait gaya komunikasi di tingkat tertinggi pemerintahan.

Berbagai pandangan tersebut tetap menjadi bagian dari kebebasan berpendapat di ruang digital.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung