Berita, Nasional

[HEBOH] Beredar Adhan Dambea Laporkan Fadli Zon ke Bareskrim Terkait Dugaan Perusakan Cagar Budaya Gorontalo

Repelita.net

07 September 2026 14:20 WIB • 622 view

[HEBOH] Beredar Adhan Dambea Laporkan Fadli Zon ke Bareskrim Terkait Dugaan Perusakan Cagar Budaya Gorontalo
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea melaporkan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon ke Bareskrim Polri terkait tuduhan perusakan cagar budaya di Kota Gorontalo.

Langkah hukum tersebut ditempuh Adhan karena merasa tuduhan yang diarahkan kepadanya tidak memiliki dasar yang jelas dan berpotensi mencemarkan nama baiknya.

ADVERTISEMENT

Informasi mengenai laporan itu disampaikan melalui unggahan akun @katarakyat.official di Threads pada 7 September 2026.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Adhan secara resmi melaporkan Fadli Zon ke Bareskrim Polri setelah merasa dituduh melakukan perusakan cagar budaya di wilayah Kota Gorontalo.

Adhan disebut memilih jalur hukum untuk membela diri sekaligus memulihkan nama baiknya, serta meminta pihak yang menyampaikan tuduhan membuktikan kebenaran pernyataan tersebut.

Unggahan itu kemudian memicu berbagai tanggapan warganet yang menyoroti persoalan hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat serta langkah hukum yang ditempuh Adhan.

Akun @radita2319 menanggapi persoalan tersebut dengan menulis, “Lama lama semua daerah minta merdeka masing dengan kondisi negara ini ?”.

Komentar dukungan juga disampaikan akun @supriadilewa yang menulis, “Saya setuju bang! Itu padlson mentang Mentri. Dikit lapor!”.

Sementara akun @moeljadimoeljadi mempertanyakan kemungkinan masyarakat mengambil langkah serupa terhadap pejabat lain dengan menulis, “Bisakah juga rakyat melaporkan Zulhas yang asal njeplak ya”.

Akun @f474r788487 menilai laporan terhadap seorang menteri oleh pejabat pemerintah daerah merupakan langkah yang tidak biasa dan menulis, “Baru kali ini saya dengar menteri dilaporkan pejabat pemda berarti sudah keterlaluan karena resikonya besar kalau melaporkan pejabat pemerintah tanpa bukti kuat”.

Respons lainnya datang dari akun @syafruddin_hokel yang menulis, “Mana berani plokis memeriksa ABP ( anak buah prabowo ) si fufufafa saja telah menghina dina PS sampai detik ini ditelan nya sakit hatinya”.

Akun @ronibarbershop4321 turut menandai akun Fadli Zon dan menyampaikan, “[@fadlizon]

dulu senang koar² mengritik pemerintah, sekarang kenapa kamu kok bumgkam / kenapa kamu hanya diam dan membisu?”.

Kritik terhadap jajaran menteri juga muncul dari akun @ketutpartikapartika yang menulis, “Mentri2nya wowo emang ngga ada yg beres”.

Akun @agus94951 kemudian memberikan tanggapan, “Jangankan menterinya,wakilnya saja liat tuh 😁”.

Sedangkan akun @widiprasetyo504 menyampaikan komentar bernada sindiran dengan menulis, “Badut ini jadi mentri ya... pantesan gak pernah kelihatan...!!!”.

Persoalan tersebut kini berkaitan dengan dugaan tuduhan mengenai cagar budaya dan langkah hukum yang diambil Adhan untuk meminta persoalan tersebut diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Berbagai komentar warganet memperlihatkan bahwa laporan tersebut turut berkembang menjadi perdebatan mengenai kewenangan pejabat, kritik terhadap pemerintah, serta penggunaan jalur hukum ketika seorang pejabat merasa dirugikan oleh sebuah tuduhan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung