Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Amien Rais Desak Presiden Prabowo Jauhkan Seskab Teddy Indra Wijaya Dari Istana Selama Hari Kerja

Repelita.net

07 June 2026 23:55 WIB • 1,618 view

[HEBOH] Amien Rais Desak Presiden Prabowo Jauhkan Seskab Teddy Indra Wijaya Dari Istana Selama Hari Kerja
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Prahara seputar kedudukan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kembali memanas menyusul adanya pelontaran argumentasi teranyar dari Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais.

Dalam ulasan yang beredar luas di berbagai platform, tokoh reformasi tersebut kembali menyoroti secara tajam pola kemitraan karib antara sang Seskab dengan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

Kali ini, dirinya melayangkan sebuah rekomendasi yang terbilang tidak biasa hingga seketika memicu reaksi viral yang sangat masif di jagat maya.

“Jauhkan Teddy dari Istana selama weekdays. Kerja serius dulu, fokus pada tugas negara. Kalau mau hahahihi, silakan Sabtu-Minggu saja,” ujar Amien Rais dalam pernyataan yang dikutip dari diskusi internal Partai Ummat, Sabtu (6/6/2026).

Pernyataan menohok tersebut merupakan kelanjutan dari materi dokumentasi video terdahulu bertajuk “Jauhkan Istana dari Skandal Moral” yang sempat disebarluaskan oleh dirinya beberapa waktu lalu.

Dalam tayangan digital itu, dirinya mengidentifikasi bahwa relasi kedekatan antara sang ajudan dengan sang kepala negara disinyalir telah melampaui batas kepatutan birokrasi formal.

Tindakan tersebut dinilai berpotensi memicu timbulnya polemik etik sekaligus menuding sang Seskab kerap kali mempersulit akses komunikasi bagi jajaran pejabat negara lain yang berniat menghadap Presiden.

Tokoh senior ini berulang kali memberikan penekanan bahwa fungsi utama dari peran Seskab sejatinya murni berfokus pada urusan administratif ketatanegaraan.

Oleh sebab itu, posisi tersebut tidak selayaknya bertransformasi menjadi sosok pengendali pintu gerbang kepresidenan yang terlampau mendominasi jalannya roda birokrasi.

Menurut pandangan dirinya, fenomena yang berkembang saat ini lambat laun dapat mengganggu performa kerja jajaran kabinet sekaligus berisiko mencederai reputasi kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Presiden harus bebas bertemu siapa saja yang dibutuhkan untuk kepentingan negara. Jangan sampai ada satu orang yang mengatur semuanya,” tegas Amien.

Formulasi kritik teranyar yang mengkotak-kotakkan batasan hari kerja dengan hari libur ini seketika diadopsi menjadi komoditas perbincangan yang sangat hangat di kalangan netizen.

Banyak pihak mengklasifikasikan ucapan tersebut sebagai bentuk sindiran sarkastis yang mendalam, sementara sebagian lainnya memberikan dukungan penuh agar lingkungan kepresidenan steril dari urusan privat.

Hingga detik ini, baik dari internal pusat kekuasaan maupun dari sosok bersangkutan belum merilis tanggapan ataupun klarifikasi resmi guna menyahuti serangan verbal terbaru dari sang politisi senior.

Pada kesempatan sebelumnya, pihak otoritas pemerintahan melalui Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari telah melayangkan bantahan keras dan melabeli tudingan miring tersebut sebagai kabar bohong.

Di sudut pandang berbeda, figur pengamat seperti Lukas Luwarso justru menyuarakan sokongan terhadap langkah kritis tersebut seraya mendesak sang Seskab mundur dari posisinya demi menjaga wibawa institusi.

Sengkarut ini terpantau terus menggelinding bak bola salju di ruang publik digital, ditandai dengan melejitnya tagar #JauhkanTeddy serta #WeekdaysIstana dalam daftar tren teratas platform X.

Menyikapi potensi serangan balik, sang tokoh utama menegaskan kesiapan dirinya untuk melewati segala konsekuensi hukum termasuk jeratan regulasi siber lantaran mengklaim memegang dokumen bukti otentik. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok





TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung