Berita, Nasional

Guntur Romli Sebut Korupsi BGN Adalah Pengkhianatan Terhadap Program Rakyat Kecil

Repelita.net

05 June 2026 20:40 WIB • 699 view

Guntur Romli Sebut Korupsi BGN Adalah Pengkhianatan Terhadap Program Rakyat Kecil
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli, buka suara terkait skandal korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta dua mantan wakilnya.

Ketiga pejabat tersebut kini telah mendekam dalam tahanan Kejaksaan Agung atas dugaan penyelewengan dana dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Rabu (3/6/2026), Guntur menyoroti fenomena pelesetan istilah MBG yang belakangan ramai diperbincangkan warganet.

Menurutnya, keresahan masyarakat mengenai potensi lembaga tersebut dijadikan ajang bancakan uang negara kini terbukti benar adanya.

"Program MBG digadang-gadang sebagai program perbaikan gizi generasi bangsa, meski selama ini sudah banyak yang memperingatkan bisa jadi ladang korupsi baru. Bahkan, sudah dikenal pelesetan kepanjangan MBG adalah 'Maling Berkedok Gizi'," ungkap Guntur.

Ia menambahkan bahwa temuan Kejaksaan Agung mengenai jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hanyalah sebagian kecil dari praktik busuk yang terjadi.

Selain itu, Guntur juga menyoroti adanya dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang lain, seperti pembelian motor trail listrik hingga pengadaan kaus kaki.

Ia mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas perkara ini tanpa pandang bulu guna mengungkap aktor intelektual di balik skandal tersebut.

"Ini bukan sekadar korupsi biasa, ini pengkhianatan terhadap program yang diklaim untuk rakyat kecil," tegas Guntur.

Lebih lanjut, pada Kamis (4/6/2026), Guntur memberikan catatan kritis mengenai sosok Dadan yang diangkat pada masa akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Ia menyebut penunjukan Dadan terkesan sebagai titipan, mengingat rekam jejaknya yang dinilai tidak memiliki kompetensi relevan dalam bidang nutrisi maupun ketahanan pangan.

Dadan sendiri telah dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto sebelum akhirnya diringkus oleh penyidik Kejaksaan Agung.

Meski diterpa badai korupsi, pemerintah menegaskan bahwa program pemberian nutrisi untuk generasi bangsa tersebut tetap menjadi prioritas dan akan terus dijalankan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung