Repelita Jakarta - Nama Grace Natalie kembali mencuat ke permukaan pasca terseret dalam gelombang perdebatan publik terkait potongan video ceramah Jusuf Kalla yang tengah viral di berbagai lini masa media sosial.
Sebelum keributan itu muncul, perempuan yang pernah duduk sebagai jurnalis televisi ini sudah lama dikenal sebagai figur yang tak pernah sepi dari warna kontroversi dalam setiap langkah kariernya.
ADVERTISEMENT
Berawal dari balik meja redaksi sebagai news anchor, ia kemudian merangkak naik menembus gerbang kekuasaan hingga akhirnya menduduki posisi penting di salah satu perusahaan pelat merah Tanah Air.
Lahir di Jakarta pada 4 Juli 1982, Grace yang memiliki nama lengkap Grace Natalie Louisa ternyata mengantongi gelar Sarjana Akuntansi dari Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie sejak 2004.
Selama delapan tahun berkubang dalam dunia jurnalistik, ia lantas memilih berbelok haluan menjadi CEO di Saiful Mujani Research and Consulting pada periode 2012 hingga 2014.
Pilihan politiknya mulai nyata ketika ia ikut mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersama sejumlah rekannya sebagai wadah baru perjuangan ideologis.
Di sela kesibukan merawat partai, istri Kevin Osmond ini tetap haus akan ilmu dengan meraih gelar Master of Public Administration dari National University of Singapore pada 2021.
Tak puas sampai di situ, ia kembali menyelesaikan studi Master of Business Administration dari Singapore Management University dua tahun berselang atau tepatnya pada 2023.
Sebagai Ketua Umum PSI yang vokal menyuarakan pelbagai isu sosial, Grace pun dipercaya menjadi Staf Khusus Presiden Joko Widodo pada tahun lalu.
Puncak kariernya terjadi ketika ia dilantik sebagai Komisaris MIND ID (PT Mineral Industri Indonesia) per 10 Juni 2024 dengan masa bakti hingga RUPS tahun 2029.
Merujuk pada dokumen Laporan Tahunan MIND ID 2024, perusahaan raksasa itu mengalokasikan dana remunerasi mencapai Rp8,98 miliar untuk seluruh jajaran Dewan Komisaris.
Dari jumlah fantastis tersebut, Grace diketahui menerima kompensasi tahunan sebesar Rp1.015.435.440 yang mencakup berbagai komponen pendapatan.
Angka itu sudah termasuk honorarium bulanan, tantiem, tunjangan hari raya, biaya transportasi, asuransi pasca pensiun, hingga jaminan layanan kesehatan dan bantuan hukum.
Bukan hanya gaji, harta kekayaan pribadinya juga terbilang sangat gemuk seperti tertuang dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per akhir 2024.
Grace Natalie tercatat memiliki total kekayaan bersih mencapai Rp31.086.519.917 setelah dikurangi hutang yang masih tersisa.
Ia memiliki sebidang tanah dan bangunan seluas 96 meter persegi yang berdiri di atas lahan 53 meter persegi di Kota Depok dengan nilai Rp1,2 miliar.
Selain properti, koleksi kendaraan pribadinya terdiri atas dua unit mobil dengan total harga mencapai Rp930 juta.
Mobil Toyota Voxy tahun 2018 dibanderol Rp330 juta, sementara BYD Seal tahun 2024 dihargai Rp600 juta yang semuanya merupakan hasil jerih payah sendiri.
Harta bergerak lainnya yang dimiliki tercatat sebesar Rp3.483.345.540, sementara portofolio surat berharga mencapai angka Rp9.662.262.041.
Kas dan setara kas di rekeningnya pula sangat mencengangkan, yakni mencapai Rp24.845.699.523 dengan tambahan harta lain-lain senilai Rp965.212.813.
Secara keseluruhan, total aset yang dikumpulkan mencapai subtotal Rp41.086.519.917, namun masih tersisa tanggungan hutang sebesar Rp10 miliar.
Dengan demikian, total kekayaan bersih yang disetor dalam laporan resmi tersebut adalah Rp31.086.519.917.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok